klipping berita

Smelter Tembaga Adani Terhambat Krisis Konsentrat Global

Bloomberg – 27 November 2025 — Proyek smelter tembaga senilai US$1,2 miliar milik Gautam Adani di Gujarat, India, tersendat akibat kelangkaan konsentrat tembaga global. Kutch Copper Ltd., yang mulai beroperasi pada Juni, baru mengimpor 147.000 ton konsentrat dalam 10 bulan hingga Oktober—kurang dari 10% kebutuhan untuk mengoperasikan fasilitas berkapasitas 500.000 ton per tahun.

Sebagai perbandingan, kompetitor Hindalco mengimpor lebih dari 1 juta ton pada periode yang sama. Untuk beroperasi penuh, smelter Adani membutuhkan 1,6 juta ton konsentrat per tahun.

Krisis pasokan terjadi akibat serangkaian gangguan tambang di produsen besar seperti Freeport-McMoRan, Codelco, Ivanhoe Mines, dan Hudbay. Ekspansi agresif smelter China semakin memperketat pasar, menekan treatment & refining charges ke rekor terendah dan membuat produsen global memangkas output.

Pendatang baru seperti Kutch Copper menghadapi biaya tinggi dan proses ramp-up yang lebih panjang. Meski lebih efisien, analis memperkirakan smelter mungkin harus beroperasi dengan rugi jangka pendek. India juga diprediksi dapat menaikkan tarif untuk melindungi industri dalam negerinya.

BHP telah memasok 4.700 ton, dengan tambahan kiriman dari Glencore dan Hudbay. Lambatnya pasokan menyoroti tantangan India memenuhi ambisi kemandirian logam, sementara permintaan dari infrastruktur, listrik, dan konstruksi terus melonjak jauh di atas kapasitas pengolahan dan cadangan bijih domestik.

Ikuti saluran Indomine

Author: nathavarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *