Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

10 Rekomendasi Tempat Wisata Jogja yang Wajib Masuk Bucket List Liburanmu

Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 2.000 Meter

RUU Kesehatan, P3M: Petani Tembakau Terancam Dianggap Penanam Ganja

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • 7 Tempat Makan Sate Kambing di Solo yang Terkenal Enak
    Kuliner & Nongkrong,  Panduan Kuliner Lokal

    7 Tempat Makan Sate Kambing di Solo yang Terkenal Enak

    November 18, 2023 / Add Comments

     Jika kamu memiliki rencana berlibur ke Solo, Jawa Tengah dalam waktu dekat. Coba kunjungi sederet kedai sate kambing yang cukup…

  • 10 Tempat Makan Tengkleng Enak di Solo, Ada yang Buka Sejak 1940
    Kuliner & Nongkrong,  Panduan Kuliner Lokal

    10 Tempat Makan Tengkleng Enak di Solo, Ada yang Buka Sejak 1940

    November 10, 2023 / Add Comments

    Menjelang Piala Dunia U17 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, jika kamu berencana untuk menonton pertandingan sepak bola bergengsi secara…

  • Nikmat dan Unik, Ini 5 Makanan Khas Tegal Rekomendasi Backpacker
    Kuliner & Nongkrong,  Panduan Kuliner Lokal

    Nikmat dan Unik, Ini 5 Makanan Khas Tegal Rekomendasi Backpacker

    November 10, 2023 / Add Comments

     Tegal dikenal punya beragam makanan khas yang unik dan menarik. Meskipun beberapa makanan otentik daerah ini terlihat hampir sama seperti…

  • Kisah Braga Permai, Restoran Legendaris di Bandung yang Bertahan 100 Tahun
    Kuliner & Nongkrong,  Ulasan & Rekomendasi

    Kisah Braga Permai, Restoran Legendaris di Bandung yang Bertahan 100 Tahun

    November 9, 2023 / Add Comments

     Kota Bandung memiliki segudang kisah tentang makanan. Salah satunya dari Braga Permai, restoran legendaris yang tahun ini menginjak usia 100…

  • 7 Cafe di Wonosobo View Gunung, Segarkan Pikiran yang Penat
    Daftar Pilihan,  Kuliner & Nongkrong

    7 Cafe di Wonosobo View Gunung, Segarkan Pikiran yang Penat

    November 8, 2023 / Add Comments

    Sedang mencari tempat untuk berlibur dalam waktu dekat? Kamu bisa mampir ke sederet cafe Wonosobo dengan pemandangan bagus. Kamu bisa…

  • Menikmati 5 Destinasi Kuliner Kondang di Cihapit Bandung, Termasuk Warung Nasi Bu Eha dan Bakmie Tjo Kin
    Kuliner & Nongkrong,  Ulasan & Rekomendasi

    Menikmati 5 Destinasi Kuliner Kondang di Cihapit Bandung, Termasuk Warung Nasi Bu Eha dan Bakmie Tjo Kin

    November 5, 2023 / Add Comments

    Bandung merupakan kota kreatif yang terkenal dengan keindahan alam dan beragam kuliner lezat. Salah satu tempat yang tak boleh terlewatkan…

  • 5 Rekomendasi Makanan Betawi untuk Menu Makan Siang
    Kuliner & Nongkrong,  Panduan Kuliner Lokal

    5 Rekomendasi Makanan Betawi untuk Menu Makan Siang

    November 4, 2023 / Add Comments

     Jakarta adalah kota yang penuh dengan berbagai macam budaya dan tradisi. Salah satu yang paling menonjol adalah budaya Betawi, yang…

  • Lenjongan, Babi Mini and 4 Tempat Sarapan Enak dan Murah Meriah di Pasar Gede Solo
    Kuliner & Nongkrong,  Ulasan & Rekomendasi

    Lenjongan, Babi Mini and 4 Tempat Sarapan Enak dan Murah Meriah di Pasar Gede Solo

    November 1, 2023 / Add Comments

    Traveler yang mencari tempat sarapan enak di Solo, bisa menjelajah area Pasar Gede. Di kawasan Pasar Gede Solo, ada banyak…

  • 7 Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Papeda di Jakarta
    Kuliner & Nongkrong,  Ulasan & Rekomendasi

    7 Rekomendasi Restoran yang Menyajikan Papeda di Jakarta

    October 31, 2023 / Add Comments

     Papeda merupakan makanan khas Papua dan area timur Indonesia yang menjadi Google Doodle pada Jumat, 20 Oktober 2023. Makanan tradisional khas Papua ini…

  • Kuliner & Nongkrong,  Ulasan & Rekomendasi

    7 Local Foods around Lake Toba that You shouldn’t Miss

    September 23, 2023 / Add Comments

    7 Local Foods around Lake Toba that You shouldn’t Miss     Lake Toba is the world’s largest volcanic lake and…

  • 17 Rekomendasi Cafe Hits di Balikpapan yang ada Live Music dan Tempat Instagramable
    Daftar Pilihan,  Kuliner & Nongkrong

    17 Rekomendasi Cafe Hits di Balikpapan yang ada Live Music dan Tempat Instagramable

    September 16, 2023 / Add Comments

    Simak sejumlah cafe di Balikpapan yang ada Live Music, rekomendasi cafe hits Balikpapan kali ini menjadi tempat nongkrong yang asik…

  • 7 Makan Siang Enak di Jogja yang Lagi Viral, Tempatnya Kekinian dan Estetis
    Daftar Pilihan,  Kuliner & Nongkrong

    7 Makan Siang Enak di Jogja yang Lagi Viral, Tempatnya Kekinian dan Estetis

    June 3, 2023 / Add Comments

    Bosan dengan kuliner Jogja yang itu-itu saja? Yuk simak rekomendasi tempat makan siang enak berikut ini. Di Jogja ada sejumlah…

15161718
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!