Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Mengunjungi Tempat Produksi Gula Kelapa di Borobudur yang Diminati Turis Asing

Mengunjungi Tempat Produksi Gula Kelapa di Borobudur yang Diminati Turis Asing

7 Camilan Khas Purworejo untuk Takjil Buka Puasa, Mulai dari Clorot hingga Mendut

7 Camilan Khas Purworejo untuk Takjil Buka Puasa, Mulai dari Clorot hingga Mendut

Perkebunan Kakao Terbesar di Dunia Dibangun di Pulau Seram Maluku

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • 4 Khasiat Menakjubkan Bengkoang, Bikin Awet Muda
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Khasiat Menakjubkan Bengkoang, Bikin Awet Muda

    March 19, 2021 / Add Comments

    Banyak dari wanita Indonesia yang menempuh berbagai cara mencerahkan tubuh mulai dari rajin melakukan perawatan ke salon kecantikan dengan biaya…

  • Simak, Ini Dia Manfaat Menakjubkan Bawang Putih
    Gaya Hidup & Belanja

    Simak, Ini Dia Manfaat Menakjubkan Bawang Putih

    March 19, 2021 / Add Comments

    Bawang putih (Allium sativum; bahasa Inggris: garlic) adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi…

  • Sering Dijadikan Obat Herbal, Simak 10 Khasiat Bawang Dayak Ini bagi Kesehatan
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Sering Dijadikan Obat Herbal, Simak 10 Khasiat Bawang Dayak Ini bagi Kesehatan

    March 17, 2021 / Add Comments

    Mendengar namanya saja Anda pasti bisa menebak jika bawang dayak adalah jenis bawang yang banyak ditemui di Kalimantan. Ya, bawang…

  • Bertanam Stevia, Nikmati Gula Bebas Kalori di Halaman Rumah
    Gaya Hidup & Belanja

    Bertanam Stevia, Nikmati Gula Bebas Kalori di Halaman Rumah

    March 16, 2021 / Add Comments

    Stevia merupakan tanaman yang dapat dijadikan sumber gula karena kandungan pemanis alaminya. Daun ini masuk dalam kategori non-nutritif yang artinya…

  • 7 Manfaat Kunyit untuk Mengatasi Masalah Perut
    Gaya Hidup & Belanja

    7 Manfaat Kunyit untuk Mengatasi Masalah Perut

    March 16, 2021 / Add Comments

    Masalah pada perut kerap kali mengganggu kita dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Beberapa kasus mungkin membuat kita merasa lemas. Sebelum kita…

  • 5 Khasiat Buah Nanas, Kaya Antioksidan Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Khasiat Buah Nanas, Kaya Antioksidan Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

    March 15, 2021 / Add Comments

    Khasiat buah nanas atau ananas comosus tak sedikit. Buah yang seringnya tumbuh di daerah beriklim tropis, buah majemuk ini selain segar dan…

  • 4 Inovasi Minuman Kopi yang Perlu Anda Lirik Sekarang!
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Inovasi Minuman Kopi yang Perlu Anda Lirik Sekarang!

    March 13, 2021 / Add Comments

    Sebagai salah satu minuman terpopuler, kopi kerap kali mewarnai keseharian kita. Gerai-gerai kopi pun terus bermunculan dan menawarkan beragam racikan…

  • Resep Teh Herbal Ini Bantu Atasi Stres dan Kecemasan
    Gaya Hidup & Belanja

    Resep Teh Herbal Ini Bantu Atasi Stres dan Kecemasan

    March 13, 2021 / Add Comments

    Ahli herbal dan pendiri Supernatural, Rachelle Robinett, mengatakan stres dan kecemasan adalah gejala gabungan paling umum yang sering dia lihat…

  • 3 Bumbu Pedas Penggganti Cabai, Berguna Saat Harga Cabai Mahal
    Gaya Hidup & Belanja

    3 Bumbu Pedas Penggganti Cabai, Berguna Saat Harga Cabai Mahal

    March 13, 2021 / Add Comments

    Masakan pedas memang enak ya, Bun. Apalagi jika menggunakan cabai alami yang membuat masakan jadi pedas, panas, dan mantap! Tapi bagaimana jika…

  • 4 Alternatif Gula Alami, Benarkah Lebih Sehat?
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Alternatif Gula Alami, Benarkah Lebih Sehat?

    March 13, 2021 / Add Comments

    Konsumsi gula sebenarnya tak masalah selama tidak dilakukan secara berlebih. Yang menjadi masalah, gula kerap bersembunyi di berbagai jenis makanan…

  • Penuh Nutrisi, Ketahui Apa Manfaat Moringa untuk Kulit
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Penuh Nutrisi, Ketahui Apa Manfaat Moringa untuk Kulit

    March 12, 2021 / Add Comments

    Khasiat tanaman kelor sebenarnya sudah diketahui turun temurun, namunbeberapa tahun terakhir minyak dari tanaman ini dipakai dalam produk kecantikan. Moringa…

  • 4 Manfaat Mengkonsumsi Minyak Zaitun Secara Langsung
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Manfaat Mengkonsumsi Minyak Zaitun Secara Langsung

    March 11, 2021 / Add Comments

    Minyak zaitun adalah salah satu sumber lemak paling sehat yang tersedia bagi kita. Faktanya, manfaat kesehatan dari sifat anti-inflamasi dan antioksidan,…

1516171819
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!