Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

10 Destinasi Wisata di Jabodetabek yang Cocok Dikunjungi saat Musim Hujan

10 Destinasi Wisata di Jabodetabek yang Cocok Dikunjungi saat Musim Hujan

10 Kuliner Malam di Jogja yang Harus Dicoba, dari Sego Godog hingga Gudeg Mercon

10 Kuliner Malam di Jogja yang Harus Dicoba, dari Sego Godog hingga Gudeg Mercon

Menggali Harta Karun Terlupakan: Jejak Nilai Antikorupsi dalam Naskah Kuno Nusantara

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Teh Hijau Disarankan Diminum Setelah Vaksinasi Covid-19
    Gaya Hidup & Belanja

    Teh Hijau Disarankan Diminum Setelah Vaksinasi Covid-19

    March 10, 2021 / Add Comments

    Sekitar 15,3 persen orang Amerika telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19. Setengah dari persentase itu telah menerima dosis kedua vaksin.…

  • Menanam Laos Dapatkan Khasiat Lengkuas
    Gaya Hidup & Belanja

    Menanam Laos Dapatkan Khasiat Lengkuas

    March 10, 2021 / Add Comments

     Khasiat lengkuas tidak hanya menjadi bagian rempah dalam masakan. Ada khasiat untuk kesehatan. Lengkuas atau di Jawa dikenal dengan sebutan laos…

  • Mengenal 5 Jenis Aliran Teh di Indonesia, Dari Teh Hitam Hingga Teh Putih
    Gaya Hidup & Belanja

    Mengenal 5 Jenis Aliran Teh di Indonesia, Dari Teh Hitam Hingga Teh Putih

    March 9, 2021 / Add Comments

    teh, teh hitam, teh putih,

  • Sabun Batang Ramah Lingkungan dari Olahan Ampas Kopi
    Gaya Hidup & Belanja

    Sabun Batang Ramah Lingkungan dari Olahan Ampas Kopi

    March 9, 2021 / Add Comments

    Dalam rangka sustainability program yang diperkenalkan pada akhir tahun lalu, kedai kopi KISAKU berkolaborasi bersama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal MIJI,…

  • Ketahui, Ada 4 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman
    Gaya Hidup & Belanja

    Ketahui, Ada 4 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman

    March 9, 2021 / Add Comments

    Alih-alih membuang ampas kopi, kita dapat menyimpannya karena kandungan mineral dan nutrisinya membuat tanaman tumbuh subur. Siapa pun yang gemar…

  • Tengok Manfaat Lemon untuk Membersihkan Tubuh
    Gaya Hidup & Belanja

    Tengok Manfaat Lemon untuk Membersihkan Tubuh

    March 9, 2021 / Add Comments

    Mendengar kata lemon, kita pasti akan terbayang buah yang menyegarkan dengan aroma yang penuh semangat. Namun bukan itu saja, lemon…

  • 5 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Obati Ambeien Hingga Usir Bau Ketiak
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Obati Ambeien Hingga Usir Bau Ketiak

    March 8, 2021 / Add Comments

     Buah kecil hijau nan asam ini sangat populer di Indonesia. Kaya akan kandungan asam sitrat, ternyata banyak manfaat jeruk nipis untuk kesehatan.…

  • Gaya Hidup & Belanja

    7 Manfaat Minyak Cengkeh Untuk Kesehatan Yang Luar Biasa | Wajib Kamu Coba!

    March 8, 2021 / Add Comments

    Siapa sih yang tak tahu cengkih? Rempah asli Indonesia banyak dipakai untuk berbagai kebutuhan karena memiliki segudang manfaat. Selain bunganya,…

  • Rutin Konsumsi Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Prostat
    Gaya Hidup & Belanja

    Rutin Konsumsi Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Prostat

    March 8, 2021 / Add Comments

    Mengonsumsi kopi secara teratur bisa menurunkan risiko penyakit kanker prostat. Hal tersebut diperoleh dari sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di BMJ Open. Peneliti mengamati…

  • 3 Bumbu Dapur yang Bisa Membuat Seluruh Anggota Keluarga Lebih Sehat
    Gaya Hidup & Belanja

    3 Bumbu Dapur yang Bisa Membuat Seluruh Anggota Keluarga Lebih Sehat

    March 7, 2021 / Add Comments

    Rempah-rempah apa saja yang jadi bumbu dapur favorit Anda? Kita sebagai masyarakat Indonesia memang beruntung bisa dengan mudah memperoleh berbagai…

  • 5 Minyak Esensial Terbaik untuk Meningkatkan Pertumbuhan Rambut
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Minyak Esensial Terbaik untuk Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

    March 7, 2021 / Add Comments

    Perawatan rambut memang rumit, tetapi memijat kulit kepala dengan minyak esensial terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan rambut. Minyak esensial yang berbeda dapat…

  • 4 Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan, Bagus untuk Kadar Gula Darah!
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan, Bagus untuk Kadar Gula Darah!

    March 6, 2021 / Add Comments

    Kadar gula darah bertanggung jawab untuk memastikan tubuh memiliki energi sepanjang hari. Karena itu, kita perlu menemukan cara untuk mengatur…

1617181920
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!