Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

CEKUNGAN JAWA-BARAT UTARA NORTH WEST JAVA BASIN

PROJECT AREA Ditinggal CUTI KTT

Berkunjung ke Aceh? Ini 5 Tempat Wisata Pantai yang Wajib Anda Kunjungi, Ada yang Mirip Nusa Penida

Berkunjung ke Aceh? Ini 5 Tempat Wisata Pantai yang Wajib Anda Kunjungi, Ada yang Mirip Nusa Penida

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Kopi Enrekang, Pamornya Tertutup Nama Besar Kopi Kalosi
    Gaya Hidup & Belanja

    Kopi Enrekang, Pamornya Tertutup Nama Besar Kopi Kalosi

    March 6, 2021 / Add Comments

    Enrekang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbaik bukan cuma di Indonesia, namun juga di dunia.…

  • Waspada, Ini Tanda Tubuh Anda Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi
    Gaya Hidup & Belanja

    Waspada, Ini Tanda Tubuh Anda Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi

    March 4, 2021 / Add Comments

    Sensitif kafein adalah kondisi saat seseorang merasakan dampak pada tubuh, meskipun jumlah yang dikonsumsi sangat sedikit. Bahkan bagi orang yang…

  • Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Waspada, Konsumsi 4 Rempah Ini saat Perut Kosong Bikin Masalah Kesehatan

    March 3, 2021 / Add Comments

    Mengonsumsi rempah-rempah tertentu pada umumnya memang menyehatkan. Namun beberapa rempah akan merusak lapisan perut jika dikonsumsi saat perut kosong. Melansir…

  • 6 Manfaat Kunyit bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Mengatasi Depresi
    Gaya Hidup & Belanja

    6 Manfaat Kunyit bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Mengatasi Depresi

    March 2, 2021 / Add Comments

    Kunyit merupakan sejenis jahe-jahean dengan warna kuning-oranye cerah yang umum ada dalam masakan India, Asia Tenggara, dan Timur Tengah. Kunyit…

  • 4 Minyak Esensial Ini Katanya Bisa Digunakan untuk Meredakan Kram Menstruasi, Beneran?
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    4 Minyak Esensial Ini Katanya Bisa Digunakan untuk Meredakan Kram Menstruasi, Beneran?

    March 2, 2021 / Add Comments

    Kram menstruasi sendiri mengacu pada rasa nyeri kram di perut bagian bawah atau punggung dan mereka terjadi tepat sebelum dan…

  • Gak Cuma Buahnya, Ini 7 Manfaat Tidak Terduga Jantung Pisang
    Gaya Hidup & Belanja

    Gak Cuma Buahnya, Ini 7 Manfaat Tidak Terduga Jantung Pisang

    March 1, 2021 / Add Comments

    Pohon pisang tidak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi. Namun bunga pisang yang lebih dikenal dengan jantung pisang juga sangat…

  • Wisata Lebah Madu, Mencicip Manisnya Situak Ni Loba di Tepi Danau Toba
    Gaya Hidup dan Hiburan

    Wisata Lebah Madu, Mencicip Manisnya Situak Ni Loba di Tepi Danau Toba

    March 1, 2021 / Add Comments

    Danau Toba bukan hanya terkenal dengan wisata alam yang indah. Di sekitar danau terbesar di Indonesia itu, ada peternakan lebah madu yang…

  • Kenali Ciri-ciri Alergi Kafein Kopi dan Penyebabnya
    Gaya Hidup & Belanja

    Kenali Ciri-ciri Alergi Kafein Kopi dan Penyebabnya

    March 1, 2021 / Add Comments

     Jika hanya satu cangkir kopi membuat kita gelisah, gemetar, atau cemas, mungkin bisa jadi kita tidak bisa mengkonsumsi kafein. Sensitivitas…

  • Waktu Terbaik dan Terburuk Minum Teh Hijau
    Gaya Hidup & Belanja

    Waktu Terbaik dan Terburuk Minum Teh Hijau

    February 28, 2021 / Add Comments

    Teh hijau dikenal sebagai minuman yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, meminum teh hijau di waktu yang salah…

  • Manfaat Kayu Manis untuk Ibu Hamil
    Gaya Hidup & Belanja

    Manfaat Kayu Manis untuk Ibu Hamil

    February 28, 2021 / Add Comments

    Setiap ibu hamil perlu mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi demi kesehatan Anda dan bayi di dalam kandungan. Termasuk dalam mengonsumsi…

  • Sulit Tidur? Coba 7 Teh Herbal Ini
    Gaya Hidup & Belanja

    Sulit Tidur? Coba 7 Teh Herbal Ini

    February 27, 2021 / Add Comments

    Teh herbal sudah sejak lama dimanfaatkan untuk membantu meringankan beberapa keluhan, seperti menenangkan kecemasan dan meredakan masalah pencernaan. Di samping…

  • 5 Obat Sakit Perut Alami
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Obat Sakit Perut Alami

    February 27, 2021 / Add Comments

    Sakit perut tak selalu ditangani dengan minum obat. Ada beberapa obat sakit perut alami yang dapat digunakan untuk meredakan gejala ringan. Mengutip…

1718192021
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!