Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Telaga Batu di Bogor, Wisata Alam untuk Berenang dan Camping

Telaga Batu di Bogor, Wisata Alam untuk Berenang dan Camping

5 Keahlian yang Menunjang Karier di Era Dunia Digital

5 Keahlian yang Menunjang Karier di Era Dunia Digital

5 Wisata Religi di Makassar yang Unik dan Indah

5 Wisata Religi di Makassar yang Unik dan Indah

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Herbalist Campurkan Jamur ke Dalam Kopi, Apa Manfaatnya?
    Gaya Hidup & Belanja

    Herbalist Campurkan Jamur ke Dalam Kopi, Apa Manfaatnya?

    February 27, 2021 / Add Comments

    Kopi merupakan nootropik alami yang dapat meningkatkan performa kognitif. Tak heran bila cukup banyak orang yang mengandalkan kopi ketika ingin…

  • Mau Tahu Manfaat Daun Pare dan Jenis-jenis Pare?
    Gaya Hidup & Belanja

    Mau Tahu Manfaat Daun Pare dan Jenis-jenis Pare?

    February 26, 2021 / Add Comments

    Tanaman pare banyak tumbuh dan dibudidayakan masyarakat. Manfaat daun pare pun digadang-gadang bisa mengobati pula berbagai penyakit. Pare yang memiliki nama latin Momordica…

  • Konsumsi Jahe dalam Batas Aman Bisa Mangatasi Sakit Perut
    Gaya Hidup & Belanja

    Konsumsi Jahe dalam Batas Aman Bisa Mangatasi Sakit Perut

    February 26, 2021 / Add Comments

    Jahe merupakan rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai bahan baku untuk makanan dan minuman. Rasa pedas yang dominan pada jahe mampu menghangatkan…

  • Mengenal Tanaman Obat Sambiloto, Khasiat dan Efek Sampingnya
    Gaya Hidup & Belanja

    Mengenal Tanaman Obat Sambiloto, Khasiat dan Efek Sampingnya

    February 26, 2021 / Add Comments

    Indonesia merupakan daerah tropis dengan kelembapan udara yang tinggi, sehingga memungkinkan tumbuhnya berbagai macam tanaman obat. Salah satu flora yang masih…

  • Daun Pegagan Tanaman Obat Istimewa Punya Banyak Manfaat
    Gaya Hidup & Belanja

    Daun Pegagan Tanaman Obat Istimewa Punya Banyak Manfaat

    February 25, 2021 / Add Comments

    Masyarakat biasanya menggunakan tanaman obat untuk pertolongan pertama sebelum ke fasilitas kesehatan. Menanam apotek hidup ini merupakan tradisi yang diwariskan keluarga Indonesia…

  • Asupan Biji-bijian Olahan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
    Gaya Hidup & Belanja

    Asupan Biji-bijian Olahan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

    February 25, 2021 / Add Comments

    Dalam berbagai pedoman nutrisi secara global, produk biji-bijian utuh dibandingkan olahan lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi. Seperti dalam sebuah studi baru…

  • Dianggap Sehat, 8 Makanan Ini Bisa Berbahaya Bagi Tubuh
    Gaya Hidup & Belanja

    Dianggap Sehat, 8 Makanan Ini Bisa Berbahaya Bagi Tubuh

    February 24, 2021 / Add Comments

    Banyak ahli merekomendasikan sejumlah makanan untuk pola hidup yang lebih sehat. Misalnya kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, dan bahkan suplemen gizi.…

  • Gaya Hidup & Belanja

    Trik Hindari Kalori Berlebih pada Kopi

    February 23, 2021 / Add Comments

    Saat ini ada banyak cara menikmati kopi, termasuk menambahkan beragam campuran. Namun perlu diingat, tidak semua campuran kopi menyehatkan, ada yang malah memberikan…

  • 8 Makanan yang Baik untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi
    Gaya Hidup & Belanja

    8 Makanan yang Baik untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

    February 23, 2021 / Add Comments

    Tekanan darah yang konsisten di atas 130/80 mm/Hg, bisa dikatakan Anda menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dan bila berlangsung lama bisa…

  • Cicipi Aneka Wedang Khas Berbagai Daerah di Indonesia, Bisa Hangatkan Tubuh Saat Musim Hujan
    Gaya Hidup & Belanja

    Cicipi Aneka Wedang Khas Berbagai Daerah di Indonesia, Bisa Hangatkan Tubuh Saat Musim Hujan

    February 23, 2021 / Add Comments

    Musim hujan memang sangat cocok menyeruput wedang yang bisa menghangatkan badan. Berdasarkan KBBI, wedang merupakan minuman dari bahan gula dan…

  • Pilihan Minyak Goreng Paling Sehat yang Bisa Kamu Temukan di Pasaran
    Gaya Hidup & Belanja

    Pilihan Minyak Goreng Paling Sehat yang Bisa Kamu Temukan di Pasaran

    February 22, 2021 / Add Comments

    Minyak adalah lemak dalam bentuk cair pada suhu ruangan. Meskipun dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti kacang-kacangan, ikan, alpukat, dan…

  • Mau Pangkas Lemak, Lima Asupan Sehat Berikut Bisa Membantu
    Gaya Hidup & Belanja

    Mau Pangkas Lemak, Lima Asupan Sehat Berikut Bisa Membantu

    February 22, 2021 / Add Comments

    Selain berolahraga secara rutin, makanan juga bisa berpengaruh pada pemangkasan lemak tubuh Anda. Dalam hal ini, apa yang Anda konsumsi…

1819202122
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!