Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Memiliki Pesona yang Menawan, Inilah Daftar 3 Pulau Eksotis di Sekitar Lombok

‘Wilayah Proyek’ dalam Konteks Pertambangan di Indonesia

Cicipi Gombyang Ikan Etong, Kuliner Khas Subang yang Jadi Favorit Wisatawan

Cicipi Gombyang Ikan Etong, Kuliner Khas Subang yang Jadi Favorit Wisatawan

Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dipangkas Jadi 5 Hari

Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dipangkas Jadi 5 Hari

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Kunyit untuk Kesehatan dan Putihkan Gigi
    Gaya Hidup & Belanja

    Kunyit untuk Kesehatan dan Putihkan Gigi

    February 17, 2021 / Add Comments

     Kunyit sudah populer sebagai bahan rempah dalam makanan tradisional maupun manfaatnya yang juga menyehatkan. Tetapi tahukah jika kunyit juga ternyata…

  • Bolehkah Minum Kunyit Tiap Hari? Simak Penjelasannya!
    Gaya Hidup & Belanja

    Bolehkah Minum Kunyit Tiap Hari? Simak Penjelasannya!

    February 17, 2021 / Add Comments

    Bolehkah minum kunyit setiap hari? Atau justru ada efek samping yang akan ditimbulkan dari minum kunyit tiap hari? Berikut ini…

  • Pahit Tapi Manjur, Ini 5 Manfaat Jintan Hitam Untuk Kesehatan!
    Gaya Hidup & Belanja

    Pahit Tapi Manjur, Ini 5 Manfaat Jintan Hitam Untuk Kesehatan!

    February 16, 2021 / Add Comments

    Menjaga kesehatan merupakan kewajiban semua orang. Mumpung masih segar bugar, Ladies wajib banget nih rajin olahraga dan supply tubuh dengan…

  • Madu Murni atau Campuran? Ini 5 Cara Mengecek Keasliannya
    Gaya Hidup & Belanja

    18 Jenis Madu Terbaik di Indonesia

    February 16, 2021 / Add Comments

    Siapa yang tidak kenal dengan madu? Minuman satu ini sudah dikenal sejak dulu memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, tahukah…

  • Jambu Biji dan Madu Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19
    Gaya Hidup & Belanja

    Jambu Biji dan Madu Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19

    February 15, 2021 / Add Comments

    Mewabahnya  virus Covid-19 mendorong  berbagai instansi berusaha menemukan obat yang cocok untuk mengatasi virus tersebut. Beberapa peneliti saat ini telah berhasil menemukan…

  • Aloe Vera: Selain Melembapkan, apa lagi manfaatnya?
    Gaya Hidup & Belanja

    Aloe Vera: Selain Melembapkan, apa lagi manfaatnya?

    February 15, 2021 / Add Comments

    Dilansir dari Healthline, lidah buaya atau aloe vera telah menjadi obat untuk kesehatan yang digunakan langsung dari daun pada lidah…

  • 5 Pilihan Makanan Terbaik untuk Meredakan Rasa Cemas Menurut Ahli Nutrisi
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Pilihan Makanan Terbaik untuk Meredakan Rasa Cemas Menurut Ahli Nutrisi

    February 15, 2021 / Add Comments

    Tahukah kamu bahwa makanan bisa berdampak pada kesejahteraan emosional kita? Makanan tertentu ternyata bisa, lho membantu mendukung dan menenangkan perasaan…

  • Lebih Praktis dan Awet, Apakah Sayuran Beku Juga Sehat?
    Gaya Hidup & Belanja

    Lebih Praktis dan Awet, Apakah Sayuran Beku Juga Sehat?

    February 15, 2021 / Add Comments

    Sayuran beku sering dianggap sebagai alternatif yang praktis untuk mencukupi kebutuhan sayuran. Tidak hanya lebih murah dan lebih praktis, sayuran…

  • Selain Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 4 Manfaat Jus Seledri
    Gaya Hidup & Belanja

    Selain Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 4 Manfaat Jus Seledri

    February 15, 2021 / Add Comments

    Seledri adalah bahan serbaguna yang berasal dari keluarga Apiaceae. Tumbuhan ini sering digunakan dalam salad dan sebagai hiasan dalam berbagai…

  • Trik Membuat Teh Hijau Jadi Lebih Sehat
    Gaya Hidup & Belanja

    Trik Membuat Teh Hijau Jadi Lebih Sehat

    February 14, 2021 / Add Comments

    Teh hijau telah banyak dikenal sebagai minuman yang kaya akan manfaat kesehatan. Satu trik sederhana ternyata bisa menambah besar efek…

  • Cerdas Memilih Suplemen untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh
    Gaya Hidup & Belanja

    Cerdas Memilih Suplemen untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

    February 14, 2021 / Add Comments

    Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Antara lain, istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bernutrisi, hingga…

  • Kiat agar Tak Keluar Air Mata kala Mengiris Bawang
    Gaya Hidup & Belanja

    Kiat agar Tak Keluar Air Mata kala Mengiris Bawang

    February 14, 2021 / Add Comments

     Aktivitas mengupas dan mengiris bawang sering membuat orang mengeluarkan air mata sehingga banyak yang malas melakukannya. Tetapi, ternyata ada beberapa cara agar…

2021222324
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!