Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Sarkofagus Batak

Rekomendasi 9 Tempat Sarapan di Malang, Bisa Pilih Bubur Ayam hingga Nasi Rawon

Rekomendasi 9 Tempat Sarapan di Malang, Bisa Pilih Bubur Ayam hingga Nasi Rawon

5 Kuliner Khas Pacitan yang Wajib Dicoba: Menjelajahi Rasa Otentik Kota 1001 Gua

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Wisata Tao Silalahi, Bisa Camping di Pinggir Danau Toba
    Gaya Hidup dan Hiburan

    Wisata Tao Silalahi, Bisa Camping di Pinggir Danau Toba

    January 24, 2021 / Add Comments

    Berada di tepian Danau Toba, terdapat sebuah desa yang bernama Silalahi atau biasa disebut Tao Silalahi. Tempat wisata ini berlokasi…

  • Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Manfaat Sarang Burung Walet yang Bikin Harganya Selangit

    January 17, 2021 / Add Comments

    Sarang burung walet sudah dikenal sebagai makanan lezat dan banyak khasiat sejak dulu, terutama di Cina. Hal tersebut tidak lepas dari…

  • 4 Resep Diffuser Blend Mudah untuk Bikin Suasana Rumah Lebih Nyaman
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Resep Diffuser Blend Mudah untuk Bikin Suasana Rumah Lebih Nyaman

    January 14, 2021 / Add Comments

    Sudah punya tiga varian essential oil utama, yaitu lavender essential oil, peppermint essential oil, dan lemon essential oil? Selain dipakai…

  • Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan bahwa produk lokal memang tak kalah dengan produk luar. Salah satu produk lokal yang sukses mendunia adalah sarung. Sarung memang memiliki keistimewaan bagi masyarakat Indonesia. Terlebih untuk kategori sarung tenun yang memiliki kemewahan dan keunikannya tersendiri, yang biasanya dinilai dari beberapa komponen, seperti mutu bahan, pola, kaya motif, tata warna, serta komponen lainnya. Salah satu sarung tenun buatan tangan perajin dalam negeri, adalah sarung Behaestex. Sejak 1953, sarung ini telah berpengalaman sebagai produk premium. Bahkan, kualitas sarung lokal ini telah diakui tak hanya di pasar nasional, tapi juga internasional. Direktur Utama Behaestex, Najib Abdurrauf Bahasuan, menceritakan, Behaestex awalnya bernama Pertenunan BHS di kota Gresik. Mulanya, mereka hanya memproduksi sarung tenun dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). "Melewati beberapa dekade, kami terus berinovasi mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Akhirnya, kami menambah kekuatan memproduksi sarung dengan Alat Tenun Mesin (ATM)," ungkapnya saat memperkenalkan produk terbaru, BHS Cosmo, baru-baru ini. Najib menambahkan, di beberapa daerah, sarung tenun lokal ini sudah menjadi barang yang prestige untuk dimiliki. Dia pun turut bangga, karena masyarakat secara tidak langsung ikut serta melestarikan budaya Indonesia. "Kami terus berkomitmen selalu menghadirkan produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Mulai dari proses pembuatannya, motifnya, serta unsur lainnya," kata dia. Najib lebih lanjut mengatakan, hingga saat ini kebutuhan akan sarung tenun lokal ini, masih tergolong tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor. "Kami terus mengembangkan distribusi produk baik lokal maupun internasional. Mulai dari Asia Tenggara, Afrika, Amerika, dan beberapa benua lainnya," tutur Najib Abdurrauf Bahasuan.
    Culture,  Panduan Belanja

    Sarung Tenun Indonesia Mendunia, Sudah Sampai Afrika dan Amerika

    December 30, 2020 / Add Comments

    Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan…

  • Startup Neoclinic hadirkan digitalisasi layanan kesehatan
    Gaya Hidup & Belanja

    Startup Neoclinic hadirkan digitalisasi layanan kesehatan

    December 13, 2020 / Add Comments

    Dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19, solusi kesehatan yang mudah, cepat dan terpercaya semakin dibutuhkan masyarakat saat ini. Melihat kebutuhan…

  • Aktivitas,  Gaya Hidup dan Hiburan

    Wisata Lombongo Gorontalo, Bisa Mandi di Kolam Air Panas

    November 17, 2020 / Add Comments

    Gorontalo memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik, salah satunya terletak Wisata Lombongo di Desa Lombongo, Kabupaten Bone Bolango. Dilansir dari Antara,…

  • Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Mengenal Madu Manuka, Adakah Efek Sampingnya?

    November 13, 2020 / Add Comments

    Madu manuka seringkali dipercaya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bagaimana penjelasannya? November 13th, 7:49 AM November 13th, 7:49 AM© Disediakan…

  • Suka Tanaman Aromatik dan Minyak Esensial, Tempat Wisata Ini Wajib Dikunjungi
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Ulasan

    Suka Tanaman Aromatik dan Minyak Esensial, Tempat Wisata Ini Wajib Dikunjungi

    November 11, 2020 / Add Comments

    Indonesia telah lama dikenal dunia sebagai surga rempah-rempah dan tanaman aromatik. Ragam tanaman wangi itu pun menjadi pembuka hubungan dagang antara Indonesia…

  • Tersesat di Borobudur
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Wisata

    Tersesat di Borobudur

    November 7, 2020 / Add Comments

    Candi Borobudur adalah salah satu bangunan bersejarah di Indonesia, merupakan satu keajaiban dunia. Tapi, ternyata Candi ini juga banyak menyimpan…

  • 5 Tempat Oleh-oleh Suvenir Etnik di Bali, Harganya Murah Meriah
    Panduan Belanja

    5 Tempat Oleh-oleh Suvenir Etnik di Bali, Harganya Murah Meriah

    November 7, 2020 / Add Comments

    Bali menjadi salah satu destinasi wisata primadona #DiIndonesiaAja yang keindahannya telah diakui oleh dunia. Pada Agustus 2020 lalu, Pulau Dewata dinobatkan sebagai…

  • 7 Tanaman Herbal ini Cocok Buat Disimpan di Rumah Kamu!
    Aktivitas & Hobi,  Gaya Hidup dan Hiburan

    7 Tanaman Herbal ini Cocok Buat Disimpan di Rumah Kamu!

    November 2, 2020 / Add Comments

    Masyarakat Indonesia tentunya tidak asing dengan tanaman herbal. Tanaman herbal adalah jenis tanaman yang telah dipercaya dan terbukti memiliki kandungan…

  • Belajar Membatik Langsung dari Pengrajinnya Yuk, di 7 Kampung Batik Berikut Ini!
    Gaya Hidup dan Hiburan

    Belajar Membatik Langsung dari Pengrajinnya Yuk, di 7 Kampung Batik Berikut Ini!

    October 29, 2020 / Add Comments

    Liburan #DiIndonesiaAja, tak melulu soal berpetualangan di alam, kok. Ada banyak jenis wisata lainnya yang bisa Sobat Pesona coba. Wisata…

2324252627
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!