Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Alur Penjualan Batubara

5 Cafe di Cipete untuk Kerja atau Nongkrong di Akhir Pekan

5 Rekomendasi Cafe Terbaik di Cipete: Nyaman untuk WFC dan Nongkrong di Akhir Pekan

Selain Tanjung Bira, 9 Pantai Ini Jadi Hidden Gems Bulukumba

Selain Tanjung Bira, 9 Pantai Ini Jadi Hidden Gems Bulukumba

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Punya Rencana Liburan? Jangan Lupa Kunjungi Pusat Kerajinan Legendaris Berikut
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Panduan Belanja

    Punya Rencana Liburan? Jangan Lupa Kunjungi Pusat Kerajinan Legendaris Berikut

    October 29, 2020 / Add Comments

    Berlibur ke berbagai destinasi wisata rasanya kurang lengkap kalau tidak berburu oleh-oleh berupa kerajinan khas daerah untuk diri sendiri maupun…

  • Ada Artefak Prasejarah, Jelajahi Masa Lalu Indonesia di Museum-museum Ini
    Gaya Hidup dan Hiburan

    Ada Artefak Prasejarah, Jelajahi Masa Lalu Indonesia di Museum-museum Ini

    October 27, 2020 / Add Comments

    Mengunjungi museum mungkin bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mengisi libur panjang dengan liburan yang bermanfaat. Apalagi sejumlah museum di Jakarta…

  • 3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit

    October 24, 2020 / Add Comments

    Minyak bunga matahari adalah minyak yang diekstrak dari biji tanaman Helianthus annuus (bunga matahari). Minyak ini sering disebut-sebut sebagai minyak…

  • 4 Penyebab Zoom Meeting Tidak Ada Suara
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Penyebab Zoom Meeting Tidak Ada Suara

    October 24, 2020 / Add Comments

    Aplikasi Zoom Meeting sering digunakan sejak pandemi COVID-19. Tapi pernahkah kalian mendapat masalah suara saat memakai Zoom? Artikel ini akan…

  • Tubuh Lemas Saat Diet Itu Kenapa, ya? Ini Nih 4 Penyebabnya!
    Gaya Hidup & Belanja

    Tubuh Lemas Saat Diet Itu Kenapa, ya? Ini Nih 4 Penyebabnya!

    October 23, 2020 / Add Comments

    Ladies, setiap dari kita pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan…

  • Enak dan Sehat, Ini 5 Manfaat Madu Bagi Tubuh
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    Enak dan Sehat, Ini 5 Manfaat Madu Bagi Tubuh

    October 23, 2020 / Add Comments

    Madu merupakan bahan makanan alami yang kerap dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Ada banyak cara yang bisa Beautynesian pilih untuk mengonsumsi…

  • Wisata Sejarah yang Dekat dengan Bandara Sentani Papua, Cuma 15 Menit
    Gaya Hidup dan Hiburan

    Wisata Sejarah yang Dekat dengan Bandara Sentani Papua, Cuma 15 Menit

    October 22, 2020 / Add Comments

    Ketika berkunjung ke Papua dan tiba di Bandara Sentani, ada sebuah destinasi wisata yang letaknya dekat dengan bandara itu. Destinasi wisata sejarah…

  • Angela Tanoesoedibjo Sebut Syarat Sebelum Pemerintah Bagi Diskon Pariwisata 2021
    Gaya Hidup & Belanja

    Angela Tanoesoedibjo Sebut Syarat Sebelum Pemerintah Bagi Diskon Pariwisata 2021

    October 19, 2020 / Add Comments

    Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menjelaskan rencana pemerintah membagikan diskon pariwisata pada 2021. Menurut dia, ada beberapa syarat sebelum…

  • Zoom Rilis Fitur Webinar Berbayar, Bisa untuk Kelas hingga Konser Online
    Gaya Hidup & Belanja

    Zoom Rilis Fitur Webinar Berbayar, Bisa untuk Kelas hingga Konser Online

    October 19, 2020 / Add Comments

    Zoom baru saja meluncurkan OnZoom, fitur baru yang memungkinkan penyelenggara webinar untuk menyelenggarakan acara virtual berbayar. Dengan fitur ini, penyelenggara…

  • Meningkatkan Hormon Kebahagiaan, Bagaimana Caranya?
    Gaya Hidup & Belanja

    Meningkatkan Hormon Kebahagiaan, Bagaimana Caranya?

    October 19, 2020 / Add Comments

    Setiap orang tentu ingin bahagia. Dan banyak orang meyakini kebahagiaan itu bisa kita ciptakan. Salah satunya dengan memunculkan hormon yang…

  • Resep Bunga Lawang, Tingkatkan Gairah Seks Hingga Turunkan Gula Darah
    Gaya Hidup & Belanja

    Resep Bunga Lawang, Tingkatkan Gairah Seks Hingga Turunkan Gula Darah

    October 18, 2020 / Add Comments

    Ada berbagai jenis herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Dan salah satu yang cukup kompleks bisa membantu…

  • 4 Destinasi Wisata untuk Menjelajahi Kain Tenun setelah Pandemi
    Gaya Hidup dan Hiburan

    4 Destinasi Wisata untuk Menjelajahi Kain Tenun setelah Pandemi

    October 18, 2020 / Add Comments

    Indonesia kaya akan seni dan budaya. Wisata budaya di Indonesia dapat dijelajahi oleh para wisatawan yang ingin berlibur #DiIndonesiaAja. Tak hanya berkunjung…

2425262728
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!