Geologi

Cekungan Minahasa

Cekungan Minahasa terletak di bagian utara Pulau Sulawesi, Indonesia Timur. Secara geografis, cekungan ini terletak di antara 12°00’ – 12°40’ BT dan 10° – 20° LU dan memiliki luas area mencapai 16.910 km2. Batuan dasar cekungan berumur Kapur, dengan ketebalan 500-2.000 m pada kedalaman 2.000 m. Kerangka tektonik cekungan dipengaruhi oleh interaksi tumbukan tiga lempeng, yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak ke barat, Lempeng India-Australia bergerak ke utara dan Lempeng Eurasia yang ditekan oleh pergerakan dua lempeng diatasnya. Batas cekungan berdasarkan pada anomali gaya berat yang menunjukkan anomali negatif dan didukung data isopach. Cekungan Minahasa dibatasi oleh Busur Sangihe dan Filipina Selatan di bagian timur, pada bagian selatan dibatasi oleh lengan utara Sulawesi, bagian barat oleh Pulau Kalimantan dan bagian utara oleh Cekungan Celebes.

F1%20baru%20lat%20lon%20di%20dlm

Cekungan Minahasa berhubungan dengan depocenter lepas pantai di utara Sulawesi, dikenal sebagai Semenanjung Minahasa. Laut dangkal dengan kedalaman kurang dari 200 m membatasi bagian pinggir sepanjang pesisir utara Sulawesi. Bagian utara cekungan dipengaruhi oleh penunjaman ke selatan sesar naik, berhubungan dengan bekas zona subduksi. Karakteristik batuan induk, reservoir dan struktur dapat dianggap serupa dengan Cekungan Gorontalo (PERTAMINA-BEICIP, 1992).

Gambar 42.3 Tektonik umum dan Peta penyebaran batuan wilayah Sulawesi (modifikasi dari Silver dkk., 1983 dalam Djajadihardja dkk., 2003).

Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *