Emas Cetak Rekor Tembus US$4.000; Ekspektasi Bunga dan ‘Shutdown’ AS Pacu Reli Lebih dari 50% YTD
Reuters/CNBC – 07 Oktober 2025 — Harga emas dunia kembali menorehkan rekor baru pada Selasa (7/10/2025), menembus US$3.977,19/troy ons di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, serta meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan kembali menurunkan suku bunga acuan.
Harga spot emas bertahan di US$3.956,02/troy ons, sementara kontrak berjangka Desember di US$3.972,20/troy ons. Sepanjang 2025, harga emas sudah melonjak 51%, menjadi kenaikan tahunan tertinggi sejak 1979, didorong oleh pembelian bank sentral, lonjakan permintaan ETF, pelemahan dolar AS, dan kekhawatiran ekonomi global.
“Permintaan dari ETF dan bank sentral masih menjadi pendorong utama reli emas,” ujar Ole Hansen dari Saxo Bank. Pasar memperkirakan peluang 94,1% penurunan 25 basis poin dalam pertemuan The Fed bulan ini, dan kemungkinan pemangkasan lanjutan pada Desember.
Di dalam negeri, harga emas Antam melonjak ke Rp2.284.000/gram, dan harga buyback Rp2.132.000/gram—keduanya rekor tertinggi.
Analis memperkirakan reli emas masih berlanjut, dengan proyeksi harga tembus US$4.300 dalam enam bulan dan US$4.900 pada 2026 menurut Goldman Sachs.
Reli serentak juga terjadi di pasar saham dan kripto; S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor, sementara Bitcoin bertahan di atas US$125.000, menandai babak baru pasar global di tengah kelonggaran kebijakan moneter dan ketidakpastian ekonomi yang meningkat.
Ikuti saluran Indomine • Batu Bara & Nikel


