Transisi Energi dan Hilirisasi Dongkrak Saham Nikel Melejit Sepanjang 2025
NikelID – 14 Oktober 2025 — Saham-saham nikel melonjak tajam sepanjang 2025, didorong permintaan kendaraan listrik (EV), program hilirisasi nasional, dan percepatan transisi energi hijau. Analis Indy Naila dari Profina Visindo menilai, pasokan terbatas dan tingginya kebutuhan baterai mendorong kinerja solid, dengan margin laba tetap stabil meski laba bersih fluktuatif.
Kenaikan tertinggi dicatat Pam Mineral NICL +328,85% YtD ke Rp1.115, Central Omega DKFT +261,90% ke Rp760, Trimegah Bangun Persada NCKL +51,66% ke Rp1.145, Merdeka Battery Minerals MBMA +37,55% ke Rp630, dan Vale Indonesia INCO +25,41% ke Rp4.540.
Meski perlambatan ekonomi Tiongkok dan proyek smelter baru berpotensi menekan harga, prospek jangka panjang dinilai tetap positif. Permintaan EV dan hilirisasi akan menjaga posisi strategis Indonesia sebagai pusat industri nikel global di era ekonomi hijau.
Ikuti saluran Indomine • Batu Bara & Nikel

