Kontan – 09 Februari 2026 – PT Bukit Asam Tbk PTBA resmi ditunjuk sebagai pemasok batu bara utama untuk memenuhi kebutuhan energi listrik proyek hilirisasi bauksit garapan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Sinergi strategis antar-anggota holding MIND ID ini mencakup dua proyek besar, yakni Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan New Smelter Aluminium.
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa pemanfaatan batu bara PTBA merupakan langkah krusial untuk menekan biaya operasional, mengingat harga listrik adalah faktor kunci (key success factor) agar produk aluminium nasional kompetitif di pasar global. Fasilitas terintegrasi ini dirancang dengan kapasitas pengolahan 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina, yang kemudian diproses lebih lanjut menjadi 600.000 ton aluminium per tahun.
Ditargetkan rampung dalam dua tahun, megaproyek ini tidak hanya memperkuat rantai pasok industri dalam negeri, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi masif dengan potensi penyerapan lebih dari 65.000 tenaga kerja, mencakup sektor pertambangan, infrastruktur, hingga UMKM pendukung ekosistem hilirisasi.