Uncategorized

Impor Batu Bara China Melonjak ke Level Tertinggi 9 Bulan, Namun Ekspor dari Pemasok Utama Indonesia Justru Turun

Reuters/SXCoal – 14 Oktober 2025 — Impor batu bara China naik ke level tertinggi dalam sembilan bulan sebesar 46 juta ton pada September, meningkat 7,6% dibanding Agustus, karena kenaikan harga domestik membuat batu bara impor lebih kompetitif. Namun, volume tersebut masih di bawah rekor September 2024 sebesar 47,59 juta ton. Lonjakan impor didorong oleh selisih harga yang melebar setelah 15 tambang di Mongolia Dalam ditutup akibat melampaui kuota produksi, serta meningkatnya pembangkit listrik tenaga uap yang mencapai rekor tertinggi sejak 1998 di tengah musim panas terpanas dalam sejarah China. Sepanjang Januari–September, total impor mencapai 345,89 juta ton, turun 11% dibanding tahun lalu.

Sementara itu, ekspor batu bara Indonesia melemah menjadi 43,68 juta ton, turun 7,14% dibanding bulan sebelumnya dan 4,13% secara tahunan (Kpler). Pengiriman ke China merosot 17% menjadi 17,21 juta ton, meski masih menjadi tujuan utama. Ekspor ke India relatif stabil di 8,31 juta ton, sementara Malaysia melonjak 53% ke 2,64 juta ton. Total ekspor laut Indonesia selama sembilan bulan pertama 2025 mencapai 358 juta ton, turun 7,93% yoy, dengan permintaan dari China menurun 16,2% menjadi 137 juta ton.

Di tengah kontraksi manufaktur selama enam bulan berturut-turut, impor China terhadap batu bara, tembaga, dan bijih besi justru mencatat level tertinggi tahun ini, menandakan penimbunan stok jelang musim dingin. Namun, pembatasan produksi domestik, kebijakan lingkungan, dan tensi dagang AS–China diperkirakan masih akan menekan dinamika pasar batu bara global hingga kuartal IV 2025.

Ikuti saluran Indomine • Batu Bara & Nikel

Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *