JP Morgan Prediksi Harga Emas Tembus US$5.000 per Ounce pada Akhir 2026
Bloomberg – 11 November 2025 — JP Morgan Private Bank merilis salah satu prediksi paling bullish di Wall Street untuk emas, menargetkan harga bisa melesat di atas US$ 5.000, mencapai kisaran US$ 5.200 hingga US$ 5.300 per troy ounce pada akhir 2026.
Angka ini 25% lebih tinggi dari level perdagangan saat ini. Alex Wolf, Global Head of Macro JP Morgan (10/11), menyatakan pendorong utama reli ini adalah aksi beli berkelanjutan dari bank-bank sentral di negara berkembang (emerging market).
Konteks Pendorong:
- Diversifikasi Aset: Bank sentral (dipimpin China, Polandia, Turki) terus membeli emas sebagai penyimpanan nilai (store of value) dan diversifikasi aset.
- Porsi Masih Kecil: Wolf menyebut porsi emas di cadangan devisa (forex) EM “masih relatif kecil”, sehingga mereka diprediksi “akan terus menambah” kepemilikan.
- Data World Gold Council (WGC): Bank sentral global telah menambah 634 ton emas (YTD September 2025), dengan proyeksi 750-900 ton untuk setahun penuh 2025.
- Faktor Lain: Kenaikan permintaan dari investor (yang menambah porsi di portofolio) dan kekhawatiran atas mata uang fiat.
Prediksi JPM ini melampaui konsensus, termasuk Goldman Sachs yang menargetkan US$ 4.900 pada Q4 2026. Harga emas saat ini (meski turun 6% dari rekor Oktober) masih naik lebih dari 50% sepanjang tahun 2025.
Ikuti saluran Indomine

