Uncategorized

Katalis Pengungkit Performa ADMR: Smelter Aluminium Siap Operasi Akhir 2025

Bisnis – 16 Oktober 2025 — PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. ADMR optimistis proyek smelter aluminium berkapasitas 500.000 ton per tahun milik anak usahanya, PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), akan mulai beroperasi pada Kuartal IV/2025. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi katalis utama peningkatan kinerja keuangan perusahaan sekaligus memperkuat diversifikasi dari bisnis batu bara metalurgi.

Manajemen ADMR menyebut pembangunan smelter tahap awal hampir rampung, dan kapasitasnya akan ditingkatkan hingga 1,5 juta ton aluminium ingot per tahun pada fase selanjutnya. Langkah hilirisasi ini dinilai mampu menambah margin keuntungan dan memperkuat posisi ADMR dalam rantai pasok industri mineral.

Seiring progres proyek, harga saham ADMR melonjak hampir dua kali lipat, dari Rp705 (4 Maret 2025) menjadi Rp1.320 (16 Oktober 2025) atau naik sekitar 90% year-to-date, menjadikannya salah satu saham tambang dengan performa terbaik tahun ini.

Dari sisi operasional, bisnis batu bara masih menjadi kontributor utama. Pada Semester I/2025, ADMR membukukan penjualan ekspor US$443,9 juta, turun 26,9% secara tahunan akibat pelemahan harga. Namun, terjadi pergeseran pasar, di mana Singapura kini menjadi tujuan ekspor terbesar (US$232 juta), disusul Korea Selatan (US$31 juta), India (US$23 juta), dan Tiongkok (US$8,5 juta) yang turun tajam dari US$67 juta tahun sebelumnya.

Meski tekanan harga masih terasa, manajemen menegaskan smelter aluminium akan menjadi motor pertumbuhan baru ADMR. Diversifikasi ini diharapkan meningkatkan ketahanan bisnis dan profitabilitas jangka panjang di tengah fluktuasi pasar batu bara global.

Ikuti saluran Indomine • Batu Bara & Nikel

Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *