Pensiun Dini PLTU Ancam Ribuan Pekerja, Menaker Didesak Segera Petakan ‘Green Jobs’
Kompas/Niaga – 14 Oktober 2025 — Dengan rencana pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara yang mengancam puluhan ribu pekerjaan, kelompok advokasi Koaksi Indonesia telah menyerahkan enam rekomendasi utama kepada Menteri Ketenagakerjaan. Kelompok ini mendesak pemerintah untuk segera mulai memetakan ‘green jobs‘ di masa depan dan menciptakan rencana transisi yang jelas bagi para pekerja yang berisiko di sektor batu bara untuk memastikan transisi energi yang adil dan inklusif.
Seiring rencana Indonesia memensiunkan PLTU seperti Cirebon-1 untuk mencapai target iklim, Koaksi Indonesia memperingatkan bahwa saat ini belum ada pemetaan holistik mengenai para pekerja yang akan terdampak. Kelambanan ini menciptakan risiko yang signifikan, terutama karena sektor energi terbarukan diproyeksikan akan menciptakan 700.000 pekerjaan baru pada tahun 2034. Untuk menjembatani kesenjangan ini, rekomendasi kelompok tersebut menyerukan agar pemerintah secara proaktif menetapkan pedoman pesangon yang jelas, mendefinisikan secara resmi peran pekerjaan hijau yang dibutuhkan, dan, yang paling penting, meluncurkan program vokasi reskilling dan upskilling secara luas bekerja sama dengan industri untuk mempersiapkan angkatan kerja saat ini untuk ekonomi hijau.
Ikuti saluran Indomine • Batu Bara & Nikel

