EmitenNews – 05 Februari 2026 – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk CUAN terus memperkokoh posisinya di sektor energi dan pertambangan nasional. Melalui anak usahanya, PT Guna Darma Integra (GDI), perseroan resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 680 MW di kawasan industri Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara. Proyek strategis ini memiliki estimasi nilai investasi mencapai USD 600 jut* atau setara Rp10 triliun, yang didukung oleh sindikasi pendanaan perbankan.
Pembangunan infrastruktur energi ini dirancang untuk menopang FHT Industrial Park, sebuah kawasan industri terintegrasi yang menjadi salah satu pusat implementasi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Direktur Utama Petrindo, Michael, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan (sustainable value) sekaligus mendukung agenda besar pemerintah dalam memperkuat rantai pasok industri nikel dan energi domestik.
Sebagai emiten yang bergerak di tiga lini bisnis utama—pertambangan (batu bara & emas), jasa pertambangan, dan infrastruktur—proyek ini memperluas portofolio CUAN dalam penyediaan fasilitas penunjang vital. Kehadiran pembangkit listrik ini diharapkan dapat menjamin keandalan pasokan energi bagi operasional smelter dan fasilitas pengolahan di kawasan industri tersebut, mempercepat realisasi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri baterai global.