Wisata Air Terjun Proklamator
Air Terjun Proklamator merupakan salah satu tempat wisata baru di Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Tempat wisata yang baru ditemukan dan dibuka pada tahun 2020 ini, dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman.
Air terjun tersebut dinamakan Proklamator, karena tempatnya ditemukan oleh salah seorang mahasiswa Universitas Bung Hatta.
Adapun Mohammad Hatta atau Bung Hatta adalah Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, dan dijuluki sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
Air Terjun Proklamator sendiri memiliki tujuh tingkatan air yang berasal dari Gunung Singgalang, dan tempat yang ditemukan sebagai tempat wisata adalah tingkat ketiga.
Panduan wisata ke Air Terjun Proklamator Sumatera Barat
Jam buka dan harga tiket Air Terjun Proklamator
Menurut salah satu pengelola, Erwin, Air Terjun Proklamator buka setiap hari Senin hingga Minggu, pukul 09.00 – 16.00 WIB.
Air Terjun Proklamator tidak dibuka sampai malam, karena belum ada penerangan dan tanda jalan yang lengkap, sehingga cukup berisiko jika dilewati saat hari mulai gelap.
Adapun harga tiket Air Terjun Proklamator mulai dari Rp 10.000 per orang.
Jalan ke Air Terjun Proklamator, pakai alas kaki yang nyaman
Pengunjung bisa berjalan kaki sekitar 40 menit untuk menuju ke air terjun.
Jalannya sendiri belum memiliki penerangan sedikit pun, dan hanya terdapat satu tanda jalan berbentuk panah yang bisa ditemukan di sebelah kanan perjalanan.
Oleh karena itu, bagi pengunjung yang baru pertama kali datang dan tidak bersama penduduk setempat, sebaiknya meminta bantuan pemandu yang berjaga di loket untuk mengantar.
Apalagi, jalan setapak menuju air terjun biasanya cukup licin selama musim hujan. Selain itu, belum ada lintasan jalan yang dibuat, kecuali beberapa anak tangga pada awal perjalanan.
Jadi, untuk mengantisipasi sebelum trekking, pengunjung sebaiknya mempersiapkan beberapa hal.
Di antaranya memakai sepatu olahraga atau sandal gunung saat trekking, membawa air putih yang cukup, dan memakai pakaian yang ringan serta menyerap keringat.
Lalu, membawa jas hujan dan kantong plastik, terutama saat musim hujan dan jika datang saat siang menuju sore hari.
Bagi yang ingin berenang, bisa membawa ganti baju dan peralatan mandi, karena tersedia beberapa toilet sempat tempat bilas.
Pengunjung juga diperbolehkan membawa alat masak, selama tetap menjaga ketertiban dan aturan di Air Terjun Proklamator.
Beberapa larangan di Air Terjun Proklamator, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak lingkungan, dan tidak menginap atau camping di area air terjun.
Post Views: 76
Loading...
No Records Found
Sorry, no records were found. Please adjust your search criteria and try again.
Maps failed to load
Sorry, unable to load the Maps API.
Candi Kalasan adalah sebuah candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8 di Jawa, Indonesia. Candi ini terletak 13 kilometer sebelah Read more...
Candi Mendut adalah sebuah candi bercorak Buddha yang terletak di Desa Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini didirikan pada Read more...
Candi Sambisari adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini didirikan pada abad Read more...






