Destinasi & Tempat Menarik,  Wisata

5 Destinasi Alam dan Budaya yang Wajib Dikunjungi

Bali, sebuah nama yang identik dengan surga tropis, telah lama memikat dunia dengan jajaran pantainya yang legendaris. Dari pasir putih Kuta hingga ombak Uluwatu, pesona pesisirnya memang tak terbantahkan. Namun, jantung sejati Pulau Dewata berdetak lebih kencang di dataran tingginya yang sejuk dan di dalam desanya yang sarat akan tradisi.

Bagi Anda yang ingin merasakan Bali lebih dari sekadar berjemur di tepi laut, inilah saatnya menjelajahi sisi lain pulau ini. Panduan ini akan membawa Anda ke 5 destinasi non-pantai yang menawarkan pengalaman mendalam, dari kemegahan ikon budaya modern hingga ketenangan warisan agraris dan spiritual leluhur.


 

I. Megah & Modern: Ikon Budaya Kontemporer

 

1. Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park

GWK bukan sekadar patung, melainkan sebuah taman budaya seluas 60 hektar yang menampilkan kemegahan seni dan mitologi Bali dalam skala monumental.

  • Konsep & Atmosfer: Berdiri megah di atas perbukitan kapur Ungasan, GWK adalah perayaan modern dari kisah mitologi Hindu tentang Dewa Wisnu dan tunggangannya, Garuda. Patung setinggi 121 meter ini menjadi pusat dari sebuah kawasan yang dirancang dengan presisi artistik, memadukan seni, pertunjukan, dan pemandangan alam.
  • Aktivitas & Daya Tarik Utama:
    • Patung Utama: Saksikan dari dekat detail patung raksasa Dewa Wisnu dan Garuda yang menjadi ikon baru Bali.
    • Plaza Wisnu: Naik lift hingga ke lantai 23 di dalam patung untuk melihat panorama Bali selatan dari ketinggian.
    • Lotus Pond: Area outdoor raksasa yang diapit pilar-pilar batu kapur, sering digunakan untuk konser dan acara internasional. Spot foto yang sangat dramatis.
    • Pertunjukan Budaya: Nikmati jadwal pertunjukan tari Bali, seperti Tari Kecak, yang diadakan setiap hari di amfiteater.
  • Panduan Praktis Pengunjung:
    • 📍 Lokasi: Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
    • 🕒 Jam Operasional: Umumnya 09.00 – 21.00 WITA.
    • 💰 Estimasi Biaya: Tiket masuk domestik mulai dari Rp 125.000 (harga dapat berubah).
    • 💡 Tips Kunjungan: Kawasan ini sangat luas dan terbuka. Gunakan pakaian yang nyaman, topi, dan tabir surya. Manfaatkan layanan buggy (GWK Loop) untuk berpindah antar area guna menghemat tenaga.

 

II. Kesejukan Dataran Tinggi Kintamani

 

Jauh dari hawa panas pesisir, Kintamani menawarkan pemandangan vulkanik yang spektakuler dengan udara yang sejuk dan menyegarkan.

2. Pura Ulun Danu Batur

Jangan keliru dengan Pura Ulun Danu Beratan, pura ini adalah salah satu pura kahyangan jagat terpenting di Bali yang didedikasikan untuk Dewi Danu, dewi danau dan air, dengan latar belakang Gunung Batur yang gagah.

  • Konsep & Atmosfer: Pura ini memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam. Setelah hancur akibat letusan Gunung Batur pada tahun 1917, pura ini dibangun kembali pada tahun 1926 di lokasi yang lebih tinggi dan aman. Arsitekturnya yang megah dengan meru-meru menjulang hitam menciptakan suasana sakral dan damai.
  • Aktivitas & Daya Tarik Utama:
    • Menjelajahi kompleks pura yang luas dengan arsitektur Bali yang khas.
    • Merasakan atmosfer spiritual yang kental, terutama saat upacara keagamaan berlangsung.
    • Menikmati pemandangan Gunung Batur dari area pura.
  • Panduan Praktis Pengunjung:
    • 📍 Lokasi: Kalanganyar, Kintamani, Kabupaten Bangli.
    • 🕒 Jam Operasional: Umumnya 08.00 – 18.00 WITA untuk wisatawan.
    • 💰 Estimasi Biaya: Tiket masuk sekitar Rp 30.000 – Rp 50.000.
    • 💡 Tips Kunjungan: Kenakan pakaian yang sopan. Sarung dan selendang biasanya dapat disewa di lokasi jika Anda tidak membawanya. Hormati area yang hanya diperuntukkan bagi umat yang beribadah.

3. Lake Batur View Point (Penelokan)

“Penelokan” secara harfiah berarti “tempat untuk melihat”. Ini adalah area di sepanjang jalan utama Kintamani yang menawarkan pemandangan terbaik ke kaldera Gunung Batur dan danaunya yang berbentuk bulan sabit.

  • Konsep & Atmosfer: Ini bukanlah satu titik wisata resmi, melainkan sebuah kawasan di mana pengunjung bisa berhenti untuk mengagumi salah satu pemandangan alam paling ikonik di Bali. Banyak restoran dan kafe berjejer di sepanjang tebing, menawarkan makan siang dengan bonus panorama yang tak ternilai.
  • Aktivitas & Daya Tarik Utama:
    • Berfoto dengan latar belakang ganda: Gunung Batur yang megah dan Danau Batur yang berkilauan.
    • Menikmati makan siang atau secangkir kopi di salah satu restoran dengan pemandangan langsung ke kaldera.
    • Membeli produk lokal seperti buah-buahan segar dari pedagang di sekitar.
  • Panduan Praktis Pengunjung:
    • 📍 Lokasi: Jalan Raya Penelokan, Kintamani, Kabupaten Bangli.
    • 💰 Estimasi Biaya: Gratis jika hanya berhenti di tepi jalan (hanya bayar parkir). Masuk ke restoran akan dikenakan biaya sesuai pesanan.
    • 💡 Tips Kunjungan: Waktu terbaik adalah pagi hingga siang hari saat cuaca cerah dan pemandangan tidak tertutup kabut. Selalu waspada terhadap lalu lintas saat berhenti di pinggir jalan.

 

III. Pesona Warisan Leluhur & Agraris

 

Menyelami esensi Bali melalui desa adatnya yang lestari dan sistem pertaniannya yang telah diakui dunia.

4. Desa Adat Penglipuran

Desa ini adalah potret nyata dari harmoni dan kelestarian budaya Bali. Dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia, Penglipuran mempertahankan tata ruang dan adat istiadat leluhur berdasarkan filosofi Tri Hita Karana.

  • Konsep & Atmosfer: Memasuki Penglipuran serasa melangkah ke masa lalu yang damai. Jalan utama yang rapi membentang di tengah, diapit oleh gerbang (angkul-angkul) rumah penduduk yang seragam dan tertata indah. Kebersihan, keramahan warga, dan suasana yang tenang menjadi ciri khas utama desa ini.
  • Aktivitas & Daya Tarik Utama:
    • Menyusuri Desa: Berjalan kaki dari ujung atas hingga ujung bawah desa, mengagumi arsitektur tradisionalnya.
    • Hutan Bambu: Jelajahi hutan bambu seluas 45 hektar di belakang desa yang menjadi paru-paru dan sumber kehidupan masyarakat.
    • Sewa Baju Adat: Berfoto dengan mengenakan pakaian adat Bali untuk pengalaman yang lebih otentik.
    • Mencicipi Loloh Cemcem: Coba minuman herbal khas Penglipuran yang menyegarkan.
  • Panduan Praktis Pengunjung:
    • 📍 Lokasi: Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli.
    • 🕒 Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WITA.
    • 💰 Estimasi Biaya: Tiket masuk domestik sekitar Rp 25.000 – Rp 30.000.
    • 💡 Tips Kunjungan: Warga sangat ramah dan sering mempersilakan wisatawan untuk melihat bagian dalam pekarangan rumah mereka. Selalu minta izin dan jaga sopan santun.

5. Tegalalang Rice Terraces (Ceking)

Merupakan salah satu contoh sistem irigasi tradisional Bali yang disebut Subak dan telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Pemandangan sawah berundak yang dramatis ini adalah surga bagi para fotografer.

  • Konsep & Atmosfer: Terletak di lembah yang curam, Tegalalang menyajikan mahakarya agraris dengan teras-teras sawah yang diukir mengikuti kontur perbukitan. Warna hijaunya yang pekat dan suasananya yang asri memberikan ketenangan visual yang luar biasa.
  • Aktivitas & Daya Tarik Utama:
    • Trekking Sawah: Turun dan berjalan di pematang sawah untuk melihat sistem irigasi dari dekat.
    • Wahana Adrenalin: Coba berbagai ayunan raksasa (Bali Swing), flying fox, atau berfoto di spot-spot seperti sarang burung dan “Karpet Aladin”.
    • Bersantai di Kafe: Nikmati minuman atau makanan ringan di kafe-kafe yang berjejer di atas tebing dengan pemandangan langsung ke sawah.
  • Panduan Praktis Pengunjung:
    • 📍 Lokasi: Jl. Raya Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
    • 🕒 Jam Operasional: Umumnya 07.00 – 18.00 WITA.
    • 💰 Estimasi Biaya: Tiket masuk utama sekitar Rp 15.000 – Rp 25.000. Wahana permainan dan beberapa spot foto di dalam mengenakan biaya tambahan.
    • 💡 Tips Kunjungan: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari (07.00-09.00) untuk menghindari keramaian dan panas, atau sore hari untuk cahaya yang lebih lembut. Gunakan alas kaki yang nyaman dan anti-selip untuk trekking di pematang sawah.

Author: nathavarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *