Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Peta-peta kuno Jawa

5 Kuliner Dekat Kampus UIN Malang yang Murah and Enak, Ada Soto Qonaah Tak Jauh dari Gerbang Belakang

5 Kuliner Dekat Kampus UIN Malang yang Murah and Enak, Ada Soto Qonaah Tak Jauh dari Gerbang Belakang

PERSYARATAN PERMOHONAN IUP OPK PENGANGKUTAN DAN PENJUALAN BATUBARA

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Gaungkan Candi Borobudur - Gunung Merapi, 222 Fotografer dari 22 Negara Bakal Lakukan Ini di Magelang
    Gaya Hidup & Belanja

    Gaungkan Candi Borobudur – Gunung Merapi, 222 Fotografer dari 22 Negara Bakal Lakukan Ini di Magelang

    July 23, 2022 / Add Comments

    Sebanyak 222 fotografer dari 22 negara bakal diterjunkan bersama untuk bersama memamerkan karyanya yang mengambil obyek khusus Candi Borobudur dan…

  • Do's & Don'ts Menginap di Hotel, Nomor 2 Sudah Tahu Belum?
    Gaya Hidup & Belanja

    Do’s & Don’ts Menginap di Hotel, Nomor 2 Sudah Tahu Belum?

    July 17, 2022 / Add Comments

    Menginap di hotel menjadi hal yang biasa dilakukan para traveler, baik untuk liburan atau pekerjaan. Meski kita menyewa kamar, bukan berarti…

  • Aplikasi Travel Online
    Gaya Hidup & Belanja

    Survei: 44 Persen Orang Pakai Aplikasi Travel Online untuk Rencanakan Liburan

    July 17, 2022 / Add Comments

    Pariwisata mulai pulih usai dihantam pandemi Covid-19 dalam dua tahun ke belakang. Ilustrasi liburan. Survei menyebutkan 44 persen orang merencanakan…

  • Sudah Tahu 5 Perbedaan Homestay, Guest House, Vila, dan Hostel Ini?
    Gaya Hidup & Belanja

    Sudah Tahu 5 Perbedaan Homestay, Guest House, Vila, dan Hostel Ini?

    July 11, 2022 / Add Comments

    Saat sedang mencari penginapan, mungkin kamu masih sering bingung dengan beberapa istilah. Sebab, ada beberapa jenis penginapan yang berbeda, tetapi…

  • Cara Pramugari Siapkan Makanan di Pesawat, Ternyata Ada Perbedaan
    Gaya Hidup & Belanja

    Cara Pramugari Siapkan Makanan di Pesawat, Ternyata Ada Perbedaan

    July 8, 2022 / Add Comments

    Pada suatu penerbangan, para penumpang mungkin bertanya-tanya bagaimana para awak kabin atau pramugari menyiapkan makanan dan minuman. Pasalnya, makanan dan…

  • 5 Alasan Harus Wisata ke Danau Toba, Latar Film Ngeri-ngeri Sedap
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Alasan Harus Wisata ke Danau Toba, Latar Film Ngeri-ngeri Sedap

    June 25, 2022 / Add Comments

    Kawasan wisata Danau Toba di Sumatera Utara memang sudah dikenal secara luas, tak hanya di kalangan wisatawan lokal tetapi juga…

  • Trik Supaya Tak Perlu Lama Menunggu Koper Keluar dari Bagasi Pesawat
    Gaya Hidup & Belanja

    Trik Supaya Tak Perlu Lama Menunggu Koper Keluar dari Bagasi Pesawat

    June 20, 2022 / Add Comments

    Menunggu bagasi bisa memakan waktu lama. Apalagi jika perjalanan dilakukan pada saat musim liburan. Nah, agar tak buang-buang waktu, coba beberapa trik…

  • 1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?
    Gaya Hidup & Belanja

    1339 Tahun Kota Palembang, Kota Tertua di Indonesia Sejak Kapan?

    June 19, 2022 / Add Comments

    Kota Palembang merupakan ibukota Sumatera Selatan sekaligus kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Palembang merayakan hari jadinya setiap tanggal 17…

  • Sejarah Jakarta, dari Sunda Kelapa hingga Jadi Ibu Kota Negara
    Gaya Hidup & Belanja

    Sejarah Jakarta, dari Sunda Kelapa hingga Jadi Ibu Kota Negara

    June 18, 2022 / Add Comments

    DKI Jakarta akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-495 pada 22 Juni 2022 mendatang. Sebelum resmi menjadi ibu kota negara,…

  • 20 Oleh-Oleh Khas Bogor yang Populer
    Panduan Belanja

    20 Oleh-Oleh Khas Bogor yang Populer

    June 14, 2022 / Add Comments

    Ada beragam oleh-oleh khas Bogor yang bisa kita beli untuk dibawa sebagai buah tangan, baik jika kita mengunjungi Kabupaten Bogor…

  • 6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini
    Gaya Hidup & Belanja

    6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

    May 30, 2022 / Add Comments

    Saat liburan ke kawasan sungai, apalagi yang airnya jernih dan tampak biru, wisatawan biasanya tak bisa menahan diri untuk mencoba…

  • Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai
    Gaya Hidup & Belanja

    Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

    May 29, 2022 / Add Comments

    Sungai merupakan salah satu tempat untuk berenang dan bermain air di alam terbuka. Selain laut dan kolam renang buatan, sungai…

89101112
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!