Nusavarta

Random Articles

Emas Tembus Rekor US$4.200, Sinyal Dovish Powell dan Tensi AS-China Ciptakan ‘Badai Sempurna’

Cartensz Pyramid, Puncak Tertinggi Indonesia dan Seven Summit Dunia

Cartensz Pyramid, Puncak Tertinggi Indonesia dan Seven Summit Dunia

Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Melintas di Jalan Nasional Mulai 2026

Paropo, Tempat Camping di Tepi Danau Toba

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account
  • Home
  • Today
  • Direktori Nusantara
  • Write A Review
  • Account

No Widgets found in the Sidebar Alt!

  • Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya
    Gaya Hidup & Belanja

    Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

    January 31, 2022 / Add Comments

    Pernah merasa kesulitan tidur saat menginap di hotel, khususnya saat malam pertama? Ternyata, ada alasan ilmiah di baliknya. Melansir CNBC pada Rabu…

  • 5 Kuliner Imlek, Mie Panjang Umur Jangan Sampai Ketinggalan
    Gaya Hidup & Belanja

    5 Kuliner Imlek, Mie Panjang Umur Jangan Sampai Ketinggalan

    January 30, 2022 / Add Comments

    Bagi negara Cina dan negara-negara Asia lainnya, Tahun Baru Cina atau yang dikenal dengan Imlek, merupakan perayaan terbesar yang memiliki makna…

  • Recuperational Tourism, Aktivitas Berwisata untuk Tujuan Kesehatan
    Gaya Hidup & Belanja

    Recuperational Tourism, Aktivitas Berwisata untuk Tujuan Kesehatan

    January 26, 2022 / Add Comments

    Kepariwisataan biasanya menggambarkan beberapa jenis perjalanan dan penginapan sesuai keinginan seseorang untuk bepergian. Aktivitas wisata memang tidak tunggal, seperti dikutip dari…

  • Seasonal Tourism dan Occasional Tourism, Berwisata yang terkait Momentum
    Gaya Hidup & Belanja

    Seasonal Tourism dan Occasional Tourism, Berwisata yang terkait Momentum

    January 25, 2022 / Add Comments

    Berwisata merupakan aktivitas untuk mengisi waktu luang melepas kepenatan. Aktivitas wisata pun terbagi dalam beberapa jenis, seperti dikutip dari buku Pengantar…

  • Manfaat Naik Pesawat Lebih Awal untuk Penumpang yang Bawa Bagasi Kabin
    Gaya Hidup & Belanja

    Manfaat Naik Pesawat Lebih Awal untuk Penumpang yang Bawa Bagasi Kabin

    January 24, 2022 / Add Comments

    Untuk sebagian penumpang, urutan masuk pesawat mungkin tidak terlalu penting karena pada akhirnya semua penumpang akan berangkat menggunakan pesawat yang…

  • Pertimbangkan 5 Hal Ini sebelum Memutuskan untuk Solo Traveling
    Gaya Hidup & Belanja

    Pertimbangkan 5 Hal Ini sebelum Memutuskan untuk Solo Traveling

    January 23, 2022 / Add Comments

    Bagi beberapa orang traveling menjadi salah satu cara untuk menenangkan diri dari penatnya kesibukan. Berkunjung ke kota baru dan merasakan atmosfernya menjadi…

  • Ketinggalan Barang di Kamar Hotel? Ini Prosedur PengembaliannyaKetinggalan Barang di Kamar Hotel? Ini Prosedur Pengembaliannya
    Gaya Hidup & Belanja

    Ketinggalan Barang di Kamar Hotel? Ini Prosedur Pengembaliannya

    January 23, 2022 / Add Comments

    Sudah check out dari hotel dan tidak sengaja meninggalkan barang di kamar bisa terjadi pada siapa saja. Meski sudah mengecek berulang kali,…

  • Kenapa Check In Hotel Pukul 14.00 dan Check Out Pukul 12.00, Ini Alasannya
    Gaya Hidup & Belanja

    Kenapa Check In Hotel Pukul 14.00 dan Check Out Pukul 12.00, Ini Alasannya

    January 22, 2022 / Add Comments

    Aktivitas check in dan check out bagi para tamu hotel merupakan hal yang biasa. Hampir setiap hotel di Indonesia memiliki jadwal check ini pukul 14.00 WIB,…

  • Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan
    Gaya Hidup & Belanja

    Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan

    January 22, 2022 / Add Comments

    Momen pertama kali naik pesawat mungkin menciptakan ketakutan tersendiri bagi sebagian orang, sehingga beberapa di antaranya memilih untuk mengurungkan niatnya…

  • Bolehkah Tamu Hotel Pesan Makanan Online Saat Menginap? Ini Aturannya
    Gaya Hidup & Belanja

    Bolehkah Tamu Hotel Pesan Makanan Online Saat Menginap? Ini Aturannya

    January 21, 2022 / Add Comments

    Saat menginap di hotel, mungkin ada tamu yang ingin memesan makanan lewat layanan pesan antar makanan online, di antaranya GoFood, GrabFood,…

  • Anda Ingin Mendapat Minuman Gratis di Pesawat, Mantan Pramugari Membeberkan Caranya
    Gaya Hidup & Belanja

    Anda Ingin Mendapat Minuman Gratis di Pesawat, Mantan Pramugari Membeberkan Caranya

    January 20, 2022 / Add Comments

    Anda ingin mendapat minuman gratis di Pesawat, Mantan pramugari membeberkan caranya. Melansir laman The Sun, Senin (3/1/2021), seorang mantan pramugari…

  • 10 Rahasia Penting Hotel yang Jarang Diketahui
    Gaya Hidup & Belanja

    10 Rahasia Penting Hotel yang Jarang Diketahui, Simak agar Tidak Rugi

    January 19, 2022 / Add Comments

    Menginap di hotel adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan bagi banyak orang lantaran bisa merasakan pengalaman tidur yang berbeda.  Namun bisa…

1112131415
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
  • 5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
    5 Fakta Tentang Bee Pollen yang Wajib Mommies Tahu
  • Liburan Akhir Tahun #DiIndonesiaAja dengan Paket Staycation dari Marriott
    Sebab Pariwisata Butuh Agen Perjalanan Online di Masa Pandemi Covid-19
  • Aktivitas
  • Aktivitas & Hobi
  • Batubara
  • Berita dan Event
  • Blog
  • budaya
  • Budaya Nusantara
  • Cars
  • cerita Nusantara
  • Covid-19
  • Creative
  • Culture
  • Daftar Pilihan
  • Data & Statistik
  • Destinasi & Tempat Menarik
  • Dining
  • Featured Posts
  • Gaya Hidup & Belanja
  • Gaya Hidup dan Hiburan
  • Geografi dan Geologi
  • Health
  • Informasi Umum
  • Itinerary
  • Jenis Tambang
  • Kesehatan
  • klipping berita
  • Kuliner
  • Kuliner & Nongkrong
  • Nature
  • News
  • Panduan Belanja
  • Panduan Kuliner Lokal
  • Panduan Lingkungan
  • Panduan Lokal & Wisata
  • Pertambangan
  • Profil Bisnis & Wawancara
  • Regulasi
  • Resep
  • Sejarah
  • Sorortan Lokal
  • Teknologi
  • Tempat Baru di Kota
  • Tips & Trik Perjalanan
  • Ulasan
  • Ulasan & Rekomendasi
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total)October 13, 2025

    […] Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2025 (RKAB Setahun & Digitalisasi Total) […]

  2. Regulasi Utama Sektor Minerba Per Oktober 2025 - Stana on Peraturan Pemerintah Terbaru: PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan Kedua PP 96/2021)October 13, 2025

    […] PP No. 39 Tahun 2025 (Perubahan II PP 96/2021) […]

  3. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  4. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  5. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut bahwa pada Senin 30 November 2020 Gerhana Bulan penumbra akan menyambung seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain. Seluruh proses Gerhana Bulan penumbra kali ini dapat diamati di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana saat bulan terbit dapat dilihat di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudra Hindia. Proses gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudra Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa. Gerhana ini tidak akan teramati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudra Atlantik bagian Selatan. Untuk wilayah Indonesia bagian Barat, masyarakat tidak dapat menyaksikan awal dan puncak gerhana ini, karena gerhana terjadi ketika Bulan belum terbit atau masih di bawah horison. Masyarakat Indonesia hanya bisa mengamati sebagian proses di akhir gerhana sekitar pukul 18.00-18.53 WIB. Adapun waktu lengkapnya sebagai berikut: Awal Gerhana 07.32.21 UT 14.32.21 WIB 15.32.21 WITA 16.32.21 WIT Puncak Gerhana 09.42.48 UT 16.42.48 WIB 17.42.48 WITA 18.42.48 WIT Akhir Gerhana 11.53.20 UT 18.53.20 WIB 19.53.20 WITA 20.53.20 WIT Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan© Disediakan oleh Kumparan Fase gerhana bulan "super blue blood moon" terlihat dari Monumen Perjuangan Pembebasan Irian Barat, Jakarta, Rabu (31/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan Khusus untuk wilayah yang masuk dalam Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), seperti Kepulauan Maluku dan Papua akan dapat mengamati proses Gerhana Bulan dari sejak Bulan terbit, puncak, hingga gerhana berakhir. Gerhana Bulan sendiri adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi. Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Dijelaskan Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), karena proses perubahan pada Gerhana Bulan Penumbra hanya terjadi pada intensitas cahaya Bulan saja, maka pengamatan harus dibantu dengan alat pengukur cahaya. Artinya, proses terjadinya Gerhana Bulan Penumbra tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena efek yang terjadi hanya peredupan pada cahaya Bulan. Gerhana penumbra hanya bisa disaksikan menggunakan alat bantu pengukur cahaya, di mana fase-fase gerhana baru bisa dikenali.
    Ada Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia 30 November 2020, Catat Waktunya
  • 9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
    9 Tips Aman Road Trip Naik Mobil Pribadi ke Bali
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021
© 2025 - All Rights Reserved | NUSAVARTA
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Change Location
Find awesome listings near you!