
Waduk Gajah Mungkur
Waduk Gajah Mungkur adalah waduk yang terletak di Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia. Waduk ini dibangun dengan membendung sungai terpanjang di Pulau Jawa, yaitu Bengawan Solo. Berikut adalah beberapa informasi tentang Waduk Gajah Mungkur:
Sejarah:
- Ide pembangunan waduk ini dicetuskan pada tahun 1941 oleh Ir. R.M. Sarsito Mangunkusumo.
- Pembangunan waduk dimulai pada tahun 1976 dan selesai pada tahun 1981.
- Pembangunan waduk ini mengakibatkan relokasi sekitar 41.369 warga dari 45 desa di 6 kecamatan di Wonogiri.
- Waduk ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 17 November 1981.
Fungsi:
- Pengendalian banjir Sungai Bengawan Solo.
- Irigasi untuk lahan pertanian seluas sekitar 23.600 hektar di beberapa kabupaten di sekitarnya.
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 12,4 MW.
- Sebagai daerah tujuan wisata.
Daya Tarik Wisata:
- Pemandangan alam yang indah.
- Aktivitas air seperti memancing dan berperahu.
- Fasilitas rekreasi seperti taman bermain dan area piknik.
- Terdapat taman bunga dan kebun binatang mini.
- Terdapat spot foto yang menarik seperti Omah Jungkir(Rumah terbalik).
Informasi Tambahan:
- Waduk ini dinamakan Gajah Mungkur karena lokasinya yang dekat dengan Pegunungan Gajah Mungkur.
- Waduk ini memiliki luas daerah tangkapan air mencapai 1.350 km2.
- Di musim kemarau, dasar waduk terlihat dan dimanfaatkan untuk menanam tanaman musiman.
Post Views: 53
Loading...
No Records Found
Sorry, no records were found. Please adjust your search criteria and try again.
Maps failed to load
Sorry, unable to load the Maps API.
Candi Kalasan adalah sebuah candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8 di Jawa, Indonesia. Candi ini terletak 13 kilometer sebelah Read more...
Candi Mendut adalah sebuah candi bercorak Buddha yang terletak di Desa Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini didirikan pada Read more...
Candi Sambisari adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini didirikan pada abad Read more...









