Bentuk Patriotisme Ghea Panggabean Terhadap Tekstil Indonesia yang Membawanya Keliling Dunia
Tidak ingin terus diselimuti dengan ketidakpastian pandemi ini, Ghea Panggabean akhirnya memutuskan untuk mengadakan acara peluncuran bukunya secara virtual. Bak sebuah arsip, buku dengan judul Asian Bohemian Chic: Indonesian Heritage Becomes Fashion ini menyimpan ratusan lembaran memori membanggakan, tepatnya 320 lembar halaman. © Disediakan oleh Harpers Bazaar Ghea sedang menjelaskan karyanya dari tahun ke tahun pada acara peluncuran buku Asian Bohemian Chic – Indonesian Heritage Becomes Fashion secara virtual. Seperti yang Ghea katakan kepada Ria Lirungan, Editor-in-Chief Harper’s Bazaar Indonesia, pada sesi Bazaar Live beberapa saat lalu, dirinya adalah orang yang percaya akan kekuatan yang ditulis dalam buku The Secret. Itulah salah satu rahasia perjalanan kariernya selama 40 tahun. Meski memiliki love affair dengan kota London, kota di mana Ghea menimba…
Zoom Rilis Fitur Webinar Berbayar, Bisa untuk Kelas hingga Konser Online
Zoom baru saja meluncurkan OnZoom, fitur baru yang memungkinkan penyelenggara webinar untuk menyelenggarakan acara virtual berbayar. Dengan fitur ini, penyelenggara tidak perlu repot membagikan rekening bank untuk dibagikan kepada para calon peserta acara online. Biasanya, peserta webinar atau acara virtual berbayar harus terlebih dahulu mentransfer sejumlah uang untuk bisa mengikuti acara tersebut. Kemudian, penyelenggara akan membagikan Meeting ID dan password kepada peserta yang telah membayar supaya bisa join meeting dalam webinar. Cara tersebut terdengar cukup ribet dan menyulitkan penyelenggara acara. Oleh karena itu, OnZoom hadir untuk menjawab permasalahan tersebut, sekaligus memonetisasi platform-nya. OnZoom sendiri mirip seperti platform marketplace seperti SongKick, Eventevent, dan sebagainya. Bedanya, semua acara tersebut digelar secara online di platform Zoom.© Disediakan oleh Kumparan Ilustrasi melakukan kelas online Foto: Shutterstock Tidak hanya…
Mengenal Tenun Gringsing yang Dipercaya Punya Kekuatan Magis
Keindahan dan pesona Bali telah lama dikenal hingga mancanegara. Destinasi paling diminati di Indonesia ini memiliki nilai-nilai budaya yang unik dan tetap bertahan pada zaman modern. Bahkan, nilai budayanya juga tetap relevan dan bernilai tinggi. Apabila pandemi telah usai dan destinasi wisata #DiIndonesiaAja yang akan Anda kunjungi adalah Bali, maka sebaiknya Anda terlebih dahulu mengenal tenun gringsing supaya liburan menjadi lebih unik dan berbeda. Ada lima fakta unik tenun gringsing yang perlu Anda ketahui. 1. Satu-satunya Tenun dengan Teknik Ikat Ganda di Indonesia Teknik pengerjaan tenun gringsing berbeda dengan kain tenun lainnya, yaitu menggunakan teknik ikat ganda atau double ikat. Teknik ikat ganda adalah teknik yang rumit dan membutuhkan kesabaran. Oleh karena itu,…
Pemerintah Akan Beri Diskon Wisata Rp 2,35 Juta Per Orang pada 2021, Ini Syaratnya
Wisatawan nusantara (wisnus) akan mendapatkan angin segar pada 2021. Pasalnya, pemerintah akan membagikan diskon paket wisata pada tahun depan, salah satunya kepada wisnus. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa anggaran stimulus pariwisata sebesar Rp 1 triliun akan digelontorkan pada Desember 2020. Ia menambahkan, penggelontoran stimulus akan dilakukan bersamaan dengan pendistribusian vaksin Covid-19. Stimulus itu akan diberikan dalam bentuk diskon paket pariwisata sebesar 50 persen per Nomor Induk Kependudukan (NIK). Setiap orang akan mendapatkan Rp 2,35 juta per NIK. “Maksimum diskon Rp 2,35 juta per NIK. Dengan hal ini, diharapkan terjadi multiplier effect sebanyak 4,58 kali sampai 5,85 kali atau senilai dengan Rp 9,34 triliun sampai Rp…
Mengapa Sumba Identik dengan Tenun? Simak 3 Alasannya
Masyarakat Pulau Sumba memiliki kebiasaan atau tradisi menenun. Tradisi itu bahkan menjadi daya tarik pariwisata sekaligus mengembangkan perekonomian masyarakat setempat. Saat pulang dari Sumba, biasanya wisatawan akan membawa oleh-oleh berupa tenun ikat Sumba. Menurut salah satu pemerhati tenun ikat Sumba Jonathan Hani, wisatawan banyak yang bertanya mengapa tenun ikat Sumba menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat setempat. “Lalu, kenapa hanya ada di Sumba Timur yang motifnya seperti ini, dan di Sumba Barat tidak?” kata dia saat memandu acara Virtual Heritage “Eksotisme Tenun Sumba” yang diselenggarakan Traval.co, Sabtu (18/10/2020). Baca juga: Jonathan pun menjelaskan latar belakang untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pertama, orang tidak bisa memandang tenun ikat hanya karena seninya saja. Lanjutnya,…
Sawahlunto, dari Kota Mati Jadi Kota yang Diakui
Add caption Sawahlunto, terletak 95 kilometer sebelah timur laut kota Padang, Sumatera Barat dikenal sebagai kota penghasil batubara sejak ahli geologi asal Belanda, Willem Hendrik de Greve menemukan kandungan batubara di aliran Sungai Batang Ombilin sekitar tahun 1867. Eksploitasi dan produksi batubara pertama pun dimulai pada tahun 1892 sehingga Sawahlunto pun menjelma menjadi kota tambang. Pemerintah Hindia Belanda mulai membangun jalur kereta api menuju kota Padang untuk memudahkan pengangkutan batubara keluar dari kota Sawahlunto tahun 1889. Seiring berjalannya waktu, pada periode 1940 hingga 1980 produksi batubara anjlok, kembali meningkat pada tahun 1990 dan kembali turun pada tahun 2000. Hal ini menyebabkan berpindahnya sebagian pekerja tambang ke kota lain dan Sawahlunto pun menjadi kota mati. Sejak…
Menjajal Jelajah Museum Multatuli Secara Virtual
Museum Multatuli di Lebak, Banten menghadirkan kunjungan museum secara virtual bagi wisatawan. Sebab, museum itu tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB sampai 20 Oktober mendatang. Untuk bisa berkunjung secara virtual ke museum anti-kolonial pertama ini, pengunjung tinggal mengakses link yang tersedia di akun @museummultatulilebak. Pengunjung bisa melihat beragam koleksi museum seperti layaknya berada di lokasi. Bahkan ada efek suara yang disesuaikan dengan masing-masing ruangan. Penjelajahan dimulai dari halaman depan saat pertama kali masuk ke gerbang. Selanjutnya pengunjung bisa mengarahkan tanda panah sesuai keinginan ke berbagai bagian museum, termasuk diorama yang ada. Di museum ini, utamanya terdapat beragam peninggalan dari Multatuli yang bernama asli Edward Douwes Dekker. Diantaranya adalah surat Multatuli untuk…
Nikmati Indahnya Edelweis Sebelum Naik ke Danau Kelimutu
Bunga Edelweis jadi salah satu spot baru bagi wisatawan sebelum naik ke Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabuapten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hamparan bunga Edelweis seluas 0,22 haktar itu terletak di lintasan jalan menuju Danau Kelimutu. Sebelum ke puncak, para wisatawan bisa langsung menyaksikan indahnya “Bunga Abadi” itu. mereka juga bisa selfie ria dengan latar belakang bunga Edelweis. Kepala Balai Taman Nasional Keimutu (TNK) Agus Sitepu mengatakan, pihak balai terus berinovasi menyiapkan wisata penyangga di sekitar kawasan Danau Kelimutu. Baca juga: Tujuan pengembangan Edelweis adalah untuk memberdayakan kelompok masyarakat. Selain itu, spot wisata yang baru itu juga dibuat untuk menambah daya tarik wisata. Pengembangan bunga Edelweis itu dimulai tahun 2018.…
Habiskan Cuti Bersama di Rumah, Festival Ini Bisa Diikuti Secara Daring
Para penggemar Korea tidak boleh melewatkan festival ini. Acara ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang memilih di rumah saja menghabiskan masa libur panjang cuti bersama akhir bulan ini. Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2020 akan diselenggarakan pada 28-31 Oktober mendatang. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan acara ini bakal digelar juga lewat daring akibat pandemi. “Sayangnya tahun ini kita masih pandemi, sebagian besar acara tahun ini terpaksa diselenggarakan daring,” kata Direktur Korean Cultural Center Indonesia Kim Yong Woon dalam konferensi pers virtual, Rabu, 21 Oktober 2020. Secara daring, KIFF 2020 bisa disaksikan lewat platform video-on-demand GoPlay. Film-film pilihan yang ditayangkan dapat ditonton gratis. © Disediakan oleh Tempo.coLogo Korea Indonesia Fiom Festival 2020. Twitter @FestFilmKorea…
Air Terjun Wae Empo Romeng Manggarai Barat dan Kisah Uniknya
Manggarai Barat seakan tidak kehabisan tempat wisata. Berbagai wisata alam tersedia dan bisa dieksplor wisatawan di sana. Ada alternatif tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di sana, salah satunya Air Terjun Wae Empo Romeng. Apa yang menarik dari air terjun ini? Baca juga: Kisah di baliknya Ada kisah menarik di balik Air Terjun Wae Empo Romeng. Air terjun ini disebut dikramatkan warga Kampung Suka, khususnya warga Gendang Kiong atau keturunan Kiong. Kisah ini diceritakan oleh Staf Bappeda Manggarai Barat, Yuvensius Aquino Kurniawan. Adapun Yuvensius juga diceritakan oleh Titus, salah satu putra asal Suka Kiong. Konon, Wae Empo Romeng dijaga oleh leluhur suku Kiong yang memiliki fisik raksasa, berbulu lebat dan…
Wisata Sejarah yang Dekat dengan Bandara Sentani Papua, Cuma 15 Menit
Ketika berkunjung ke Papua dan tiba di Bandara Sentani, ada sebuah destinasi wisata yang letaknya dekat dengan bandara itu. Destinasi wisata sejarah ini akan menunjukkan bagaimana masyarakat hidup di zaman megalitik. Namanya Situs Megalitik Tutari. Situs ini terletak di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Untuk menjangkaunya, hanya perlu waktu 15 menit perjalanan darat ke arah barat Bandara Sentani. Situs Megalitik Tutari berada di kawasan Bukit Tutari. Di sana terdapat bongkahan-bongkahan batu bergambar. Kawasan Situs Tutari banyak tumbuh pohon kayu putih. Sejak pandemi Covid-19, sebagian masyarakat mengolah pohon kayu putih karena dianggap mampu menjaga daya tanah tubuh. Pohon kayu putih di Situs Megalitik Tutari ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para…
Resep Manisan Mangga Muda, Asam Manis Menggoyang Lidah
Manisan mangga muda pastinya segar sekali dinikmati saat siang hari yang panas. Perpaduan asam dan manisnya siap menggoyang lidah Bunda. Cara membuat manisan mangga muda ini pun cukup mudah. Dikutip dari buku Pusaka Kuliner Nyonya Rumah 1200 Resep Masakan & Kue Legendaris, berikut ini resep manisan mangga muda. Baca Juga : Bahan manisan mangga muda: Mangga muda Secukupnya gula pasir Secukupnya kapur sirih Cara membuat manisan mangga muda: 1. Mangga muda dikupas, lalu dipotong persegi atau panjang-panjang tebal. Rendam satu malam di air kapur. Keesokan harinya, cuci bersih lalu tiriskan. 2. Masak air gula yang kentalnya seperti sirup biasa, 1 kg gula dengan 1/2 kg air. Rebus mangga muda dalam air gula tersebut…








