• Gaya Hidup & Belanja

    Apa Saja Vitamin yang Baik untuk Pasien Covid-19?

    Vitamin sangat baik dikonsumsi untuk mencegah tubuh tertular dari infeksi covid-19. Akan tetapi, tidak hanya bagi mereka yang belum terinfeksi covid-19 mengonsumsi vitamin atau suplemen juga dibutuhkan oleh pasien yang terinfeksi covid-19. Dengan memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan suplemen, pasien covid-19 juga bisa sembuh lebih cepat. “Saat ini untuk penderita covid-19 ada panduan mengenai suplemen apa saja yang harus dikonsumsi. Dan biasanya vitamin dan suplemen tersebut harus sesuai panduan. Dan bukan hanya vitamin untuk daya tahan tubuh, tetapi juga mineral,” ujar dr. Carlinda Nekawaty, Medical Expert dari Combiphar dalam Virtual Media Briefing Combiphar Health Desk, Senin, 28 September 2020. Menurut dr. Carlinda, vitamin berfungsi untuk meningkatkan sistem imunitas pada pasien covid-19. “Salah…

  • Tubuh Lemas Saat Diet Itu Kenapa, ya? Ini Nih 4 Penyebabnya!
    Gaya Hidup & Belanja

    Tubuh Lemas Saat Diet Itu Kenapa, ya? Ini Nih 4 Penyebabnya!

    Ladies, setiap dari kita pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang ideal. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan diet. Diet dianggap cara yang paling ampuh untuk menurunkan berat badan. Namun, menjalani program diet bukanlah hal yang mudah, ladies. Kebiasaan seperti makan berlebih dan mengkonsumsi makan sembarangan harus dihindari. Tak hanya itu, banyak orang yang rela melakukan diet ekstrim agar berat badannya turun dengan cepat. Belum lagi, saat diet tak sedikit orang yang mengeluhkan tubuhnya lemas hingga pusing. Mengapa hal ini bisa terjadi? Yuk simak, 4 penyebab tubuh lemas saat diet: Kekurangan Karbohidrat © Disediakan oleh Beautynesia kekurangan karbohidratkekurangan karbohidrat/sumber:pixabay.com Ladies, karbohidrat adalah asupan nutrisi yang sangat penting bagi…

  • Panduan Belanja

    Liburan ke Belitung, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Berbahan Dasar Lada

    Bangka Belitung (Babel) merupakan daerah penghasil lada terbaik karena nilai piperinnya berada di angka tujuh. Piperin adalah senyawa khas yang ada pada lada, yang baik untuk melawan penyakit yang berkaitan dengan obesitas. Lada Putih Muntok merupakan lada khas Babel yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, menuturkan bahwa baik lada di Bangka maupun Belitung memiliki kualitas yang sama. Baca juga:  © Disediakan oleh Kompas.com Lada Belitung. “Sama-sama tinggi pedasnya. Jejak sejarah lada di Belitung sudah ada sejak 1939. Perkebunan lada terdapat di sepanjang jalan penghubung antar distrik di Pulau Belitung,” ungkap Isyak. Hal ini disampaikan olehnya dalam International Forum On Spice Route 2020 bertajuk “Celebrating Diversity and Intercultural…

  • News

    Penataan Kawasan Wisata Labuan Bajo, Empat Destinasi Ini akan Dipercantik

    Sejumlah objek wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Tumur kini tengah ditata oleh pemerintah. Presiden Joko Widodo alias Jokowi menginginkan kawasan wisata itu menjadi kawasan wisata premium di Indonesia. “Penataan disesuaikan semua dengan alam yang berada di lingkungan kawasan itu, sehingga kelihatan sangat natural bagi siapapun yang akan berkunjung dan kawasan Labuan Bajo akan jadi kawasan yang betul betul memang premium,” ujar Jokowi, Kamis. Beberapa objek wisata yang bakal dipercantik antara lain Gua Batu Cermin, kawasan Puncak Waringin, kawasan Kampung Ujung dan Pulau Rinca. – Gua batu cermin Tahun lalu, Jokowi juga sempat mengunjungi gua ini. Gua ini disebut batu cermin karena di atasnya ada lorong cahaya yang memantul di dinding gua sehingga membentuk…

  • Budaya Nusantara

    Sejarah Geologis Pulau Siberut: Sejak Awal Terpisah dari 3 Pulau Besar Indonesia

     Pulau Siberut merupakan pulau terbesar di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, selain Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan. Para ahli menyebut Kepulauan Mentawai sebagai Galapagos Asia karena mirip dengan Kepulauan Galapagos di Samudra Pasifik yang memiliki kekayaan keragaman hayati. Pulau Siberut bersama rangkaian pulau-pulau lainnya di Kepulauan Mentawai mempunyai sejarah geologis yang unik. Laporan penelitian World Wildlife Fund atau WWF berjudul ‘Saving Siberut: A Conservation Master Plan’ pada 1980 menyebutkan, selama zaman Pleistocene atau Zaman Es, kira-kira satu juta hingga 10 ribu tahun silam, permukaan laut di kawasan Asia Tenggara lebih rendah 200 meter dari sekarang. Daratan menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, dan Benua Asia. Saat itu terjadi perpindahan…

  • News

    Wisata Komodo Kalah Pamor dengan Wisata Bahari di Manggarai Barat

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Rinus mengatakan, daerahnya sangat mengandalkan aktivitas wisata selam sebagai daya tarik wisatawan. Hal ini mengacu dari data jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Manggarai Barat pada 2019 sebanyak 187.000 orang dengan 64 persennya berkunjung atau beraktivitas di laut. “Dengan site dive ada kurang lebih 58 site, 42 ada di Taman Nasional Komodo, dan 16 di luar TN Komodo, masih ada site-site yang dirahasiakan. Ini menjadi kekuatan pariwisata Manggarai Barat,” kata Agustinus dalam Live Streaming Sosialisasi Panduan CHSE Usaha Wisata Selam Labuan Bajo, Selasa (6/10/2020) di channel Youtube Kemenparekraf. Baca juga:  Lanjut Agustinus, wisata selam menjadi daya tarik unggulan di Manggarai…

  • Culture

    Alasan Batik Indonesia Diakui UNESCO Sebagai Warisan Budaya Dunia

    Batik Indonesia telah dikenal secara mendunia. Bahkan, UNESCO pun mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Lantas apa yang membuat UNESCO mengakui batik dengan predikat tersebut? Wakil Ketua Yayasan Lasem Heritage Yulia Ayu menuturkan, setidaknya ada tiga kriteria di balik penetapan UNESCO terhadap batik. Menurutnya, kriteria pertama yang berhasil dipenuhi dan membuat batik Indonesia diakui oleh UNESCO adalah ilmu membatik. “Ilmunya diturunkan dari generasi ke generasi. Dari pemilihan canting, cara mencanting, desainnya, motifnya, hingga cara pewarnaannya,” kata Yulia. Baca juga:  Hal ini diungkapkan dalam tur virtual “Kisah Batik Tiga Negeri Lasem: Merayakan Hari Batik Nasional dengan Menjelajah Lasem secara Virtual”, Jumat (2/10/2020). Kedua, batik Indonesia juga digunakan sebagai bagian dari…

  • Culture

    Mengenal Makanan Pokok Masyarakat Papua, Ada yang Berusia 500 Tahun

    Masyarakat Papua memiliki berbagai makanan pokok yang menarik. Berasal dari bahan alami dan proses pengolahan yang berbeda dari masyarakat pada umumnya. Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan makanan pokok masyarakat Papua antara lain papeda dan ubi jalar ungu. “Berdasarkan data arkeologi, diketahui ubi jalar mulai dibudidayakan di pegunungan tengah Papua sekitar 500 tahun yang lalu,” kata Hari Suroto kepada Tempo, Sabtu 10 Oktober 2020. Baca juga:  Adapun masyarakat pesisir Papua bahan makanan pokoknya adalah sagu. Sagu ini diolah menjadi papeda yang sepintas bentuknya mirip bubur. Dalam membuat papeda, pati sagu ditaruh dalam wadah gerabah, kemudian disiram dengan air panas. “Jadilah papeda yang siap disantap,” katanya. © Disediakan oleh Tempo.coProses bakar…

  • 4 Penyebab Zoom Meeting Tidak Ada Suara
    Gaya Hidup & Belanja

    4 Penyebab Zoom Meeting Tidak Ada Suara

    Aplikasi Zoom Meeting sering digunakan sejak pandemi COVID-19. Tapi pernahkah kalian mendapat masalah suara saat memakai Zoom? Artikel ini akan menjelaskan penyebab Zoom Meeting tidak ada suara. Bekerja dari rumah alias WFH jadi solusi terbaik bagi karyawan dan perusahaan demi menekan laju penularan COVID-19. Meeting online menggunakan Zoom adalah cara alternatif agar tetap bisa terhubung dalam urusan pekerjaan. Namun, tak jarang ketika menggunakan aplikasi Zoom, beberapa permasalahan kerap ditemui. Salah satunya suara mati ketika meeting, lalu apa penyebabnya? Berikut beberapa penyebab zoom meeting tidak ada suara. 1. Tidak Mengaktifkan Fitur Join Audio Salah satu yang menyebabkan zoom meeting tidak bersuara ialah karena fitur Join Audio belum Anda aktifkan secara otomatis.…

  • 3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit
    Gaya Hidup dan Hiburan,  Kesehatan

    3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit

    Minyak bunga matahari adalah minyak yang diekstrak dari biji tanaman Helianthus annuus (bunga matahari). Minyak ini sering disebut-sebut sebagai minyak sehat, karena mengandung lemak tak jenuh yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun, bukan cuma itu. Minyak bunga matahari ternyata juga mengandung beberapa senyawa yang memiliki manfaat untuk kulit. Seperti, asam oleat, vitamin E, sesamol, asam linoleat, dan non-komedogenik.  Melansir Healthline, minyak bunga matahari adalah minyak pembawa non-komedogenik yang memiliki daya serap tinggi, sehingga tidak akan menyumbat pori-pori. Produk ini tidak menyebabkan iritasi bagi kebanyakan orang, dan dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit kering, normal, berminyak, dan rentan berjerawat. Berikut manfaat minyak bunga matahari bagi kesehatan kulit, diantaranya: …

  • Gaya Hidup dan Hiburan,  Ulasan

    4 Museum di Semarang, Pas untuk Wisata Edukasi dan Sejarah

    Selain wisata alam, Semarang juga menawarkan museum yang unik dan tak boleh sampai terlewatkan bila berkunjung ke kota ini. Museum yang menyimpan berbagai koleksi sangat cocok untuk wisata edukasi bahkan sejarah. Berikut simak ulasan empat museum di Semarang yang wajib dikunjungi. 1. Museum Kereta Api Ambarawa Museum Kereta Api Ambarawa merupaka wisata edukasi untuk mempelajari sejarah perkeretaapian. Tempat ini mulanya adalah stasiun kereta api yang beralih fungsi menjadi museum. Lokasi museum ada di Jalan Stasiun, Jalan Panjang Kidul nomor 1, Panjang Kidul, Panjang, Kecamatan Ambarawa, Semarang. Di sana, pengunjung dapat berwisata edukasi, naik kereta api uap, berfoto di spot keren, berbelanja suvenir, dan melihat koleksi di museum.© Disediakan oleh Kompas.com Jajaran…

  • Culture

    Virtual Heritage, Alternatif Wisata Berbasis Komunitas dan Tematik Budaya di Masa Pandemi

    Pandemi Covid-19 yang belum berakhir masih berdampak ke segala sektor termasuk pariwisata. Meski tersendat, sektor ini memikirkan segala cara untuk tetap hidup, salah satunya menggelar kegiatan wisata virtual. Wisata virtual atau wisata digital ini memang menjadi satu harapan sektor pariwisata di masa pandemi. Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani dalam konferensi pers virtual bertemakan “Virtual Heritage” yang diselenggarakan Traval.co, Jumat (9/10/2020). “Jadi seperti kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ini, digital itu menjadi satu niscaya yang harus dilakukan di masa depan. Kami dari Kemenparekraf akan terus mendukung kegiatan virtual,” ujarnya. Salah satu platform pemesanan paket wisata online, Traval.co saat ini tengah menggelar…