Geolocana

Random Articles

Wisata ke Pecinan Kya-kya Surabaya Nanti Bisa Sekalian Belanja Malam di Pasar Bong

Wisata ke Pecinan Kya-kya Surabaya Nanti Bisa Sekalian Belanja Malam di Pasar Bong

Geologi  Perkotaan  Jakarta:  Studi  Kasus  Interaksi  Lahan  dan  Infrastruktur

Ketahui, Ada 4 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman

Ketahui, Ada 4 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Berita
  • Geohazard
  • Konsesi
  • Data Singkapan
  • Pusat Pustaka
  • Direktori
  • Account
  • Home
  • Berita
  • Geohazard
  • Konsesi
  • Data Singkapan
  • Pusat Pustaka
  • Direktori
  • Account
Log in
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau IPAL di kawasan destinasi wisata superprioritas Danau Toba, Sumatera Utara. Jaringan pipa pengelolaan air limbah ini bertujuan mencegah air limbah dari rumah tangga dan hotel mencemari Danau Toba. Jaringan pipa instalasi pengolahan air limbah di Parapat ini menghubungkan dua wilayah, yaitu Parapat di Kabupaten Simalungun dan Ajibata di Kabupaten Toba. Pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah Parapat mulai dari Jalan Sisingamangaraja, Terminal Sosorsaba, dan Jalan Anggarajim, kemudian masuk ke IPAL Pantai Bebas. Setelah itu air limbah diproses di Sijambur Ajibata berdekatan dengan kolam fakultatif, maturasi, dan bak pengering lumpur. Baca juga: Luhut Pandjaitan Cari Orang Batak Jadi Direktur Utama Badan Otorita Danau Toba Pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah Parapat digarap oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah atau BPPW Sumatera Utara sejak 2 September 2020 dan rampung 2 September 2021. Anggaran pembuatan jaringan instalasi pengolahan air limbah ini menelan dana Rp 59,42 miliar dari APBN 2020. "Pembangunan infrastruktur pada setiap destinasi wisata superprioritas direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 23 Januari 2021. Saat berbincang dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, beberapa waktu lalu, Basuki menjelaskan pembangunan infrastruktur di lima destinasi wisata superprioritas dengan total anggaran Rp 7,96 triliun. Anggaran pembangunan infrastruktur untuk lima destinasi wisata superprioritas itu turun secara bertahap, mulai 2019 sampai 2021. Rinciannya, pada 2019 sebesar Rp 1,65 triliun, tahun anggaran 2020 sebesar Rp 3,70 triliun, dan Rp 2,60 triliun di 2021. Adapun lima destinasi wisata superprioritas itu adalah Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, Borobudur, dan Mandalika.
    Berita dan Event

    Supaya Limbah Rumah Tangga dan Hotel Tak Mencemari Danau Toba

    January 30, 2024 /Add Comments

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau IPAL di kawasan destinasi wisata superprioritas Danau…

    Read More
    0
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau IPAL di kawasan destinasi wisata superprioritas Danau Toba, Sumatera Utara. Jaringan pipa pengelolaan air limbah ini bertujuan mencegah air limbah dari rumah tangga dan hotel mencemari Danau Toba. Jaringan pipa instalasi pengolahan air limbah di Parapat ini menghubungkan dua wilayah, yaitu Parapat di Kabupaten Simalungun dan Ajibata di Kabupaten Toba. Pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah Parapat mulai dari Jalan Sisingamangaraja, Terminal Sosorsaba, dan Jalan Anggarajim, kemudian masuk ke IPAL Pantai Bebas. Setelah itu air limbah diproses di Sijambur Ajibata berdekatan dengan kolam fakultatif, maturasi, dan bak pengering lumpur. Baca juga: Luhut Pandjaitan Cari Orang Batak Jadi Direktur Utama Badan Otorita Danau Toba Pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah Parapat digarap oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah atau BPPW Sumatera Utara sejak 2 September 2020 dan rampung 2 September 2021. Anggaran pembuatan jaringan instalasi pengolahan air limbah ini menelan dana Rp 59,42 miliar dari APBN 2020. "Pembangunan infrastruktur pada setiap destinasi wisata superprioritas direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 23 Januari 2021. Saat berbincang dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, beberapa waktu lalu, Basuki menjelaskan pembangunan infrastruktur di lima destinasi wisata superprioritas dengan total anggaran Rp 7,96 triliun. Anggaran pembangunan infrastruktur untuk lima destinasi wisata superprioritas itu turun secara bertahap, mulai 2019 sampai 2021. Rinciannya, pada 2019 sebesar Rp 1,65 triliun, tahun anggaran 2020 sebesar Rp 3,70 triliun, dan Rp 2,60 triliun di 2021. Adapun lima destinasi wisata superprioritas itu adalah Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, Borobudur, dan Mandalika.
    News

    Supaya Limbah Rumah Tangga dan Hotel Tak Mencemari Danau Toba

    January 30, 2021 /Add Comments

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau IPAL di kawasan destinasi wisata superprioritas Danau…

    Read More
    0
  • Tata Kelola Baru Ekspor SDA Strategis: Peran DSI dan Implementasi PP No. 24 Tahun 2026
  • Danantara Fokus Pengawasan Eksportir, Suntikan APBN untuk Holding Investasi Tuai Kritik
  • 🚨 UPDATE: Kelanjutan Saga DSI & Rencana Pengecualian Ekspor Komoditas 🇮🇩
  • Lampu Merah ESDM: Nasib Izin Tambang di Ujung Tanduk dan Daftar Lengkap 106 IUP Bermasalah
  • ESDM Siapkan Penyesuaian Kebijakan Jaga Ekspor Batu Bara di Tengah Skema DSI
  • Berita dan Event
  • Flora & Fauna
  • Geologi
  • Infrastruktur
  • Kebudayaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Pertambangan
  • Uncategorized
  • Wisata

  • MIND ID Optimalkan Kontribusi Negara Lewat Strategi Hilirisasi Nasional - Merdeka.com
    Berita June 14, 2026 By Mata Bumi
  • Kebijakan Gross Split Dorong Stabilitas Sektor Tambang Nikel Indonesia - Berita Jejak Fakta
    Berita June 14, 2026 By Mata Bumi
  • Izin Dibekukan, PT Pandu Urane Perkasa Diduga Masih Beroperasi Tanpa RKAB - Edisi Indonesia
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • IEE Series 2026 Balikpapan Jadi Pintu Ekspansi PT Aneka ke Industri Tambang Kalimantan - Tribunkaltim.co
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • MIND ID Bukukan Pendapatan Rp 159 Triliun Sembari Genjot Hilirisasi - MediaKompeten
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • 664 RKAB Perusahaan Tambang Disetujui di Tahun 2026 - Edisi Indonesia
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba - Monitor Indonesia
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • IPB Ungkap Ancaman Logam Berat dari Tambang Nikel, Masyarakat Pesisir Berisiko Terpapar - Konteks.co.id - Konteks.co.id
    Berita June 13, 2026 By Mata Bumi
  • Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, Pria Utama sebut MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara - tvOneNews
    Berita June 12, 2026 By Mata Bumi
  • Saham RI Masih Tangguh, Emiten Tambang Pelat Merah Tunjukkan Buktinya - CNBC Indonesia
    Berita June 10, 2026 By Mata Bumi

  • Tata Kelola Baru Ekspor SDA Strategis: Peran DSI dan Implementasi PP No. 24 Tahun 2026
  • Danantara Fokus Pengawasan Eksportir, Suntikan APBN untuk Holding Investasi Tuai Kritik
  • 🚨 UPDATE: Kelanjutan Saga DSI & Rencana Pengecualian Ekspor Komoditas 🇮🇩
© 2026 - All Rights Reserved | MATA BUMI GeoLocana
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Home Geohazard Potensi Travel Akun
Change Location
Find awesome listings near you!