Air Terjun Berawan di Kabupaten Bengkayang tidak hanya memegang predikat sebagai air terjun tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat, tetapi juga menyimpan pesona legenda lokal yang memikat. Di balik namanya yang sering diasosiasikan dengan “awan”, kata berawan’t rupanya berasal dari bahasa Dayak yang bermakna emas.
Informasi Wisata Air Terjun Berawan
| Informasi | Keterangan |
| Lokasi | Dusun Biang, Desa Bengkawan, Kec. Seluas, Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat. |
| Spesifikasi Alam | Berada di elevasi 160 mdpl dengan jatuhan air setinggi 75 meter. |
| Tiket Masuk | Gratis (hanya biaya penitipan kendaraan Rp5.000 di rumah warga sekitar). |
| Daya Tarik Utama | Aliran anak Sungai Biang yang deras, kolam tampung jernih, dan formasi bongkahan batu besar. |
Legenda Panglima Perang dan Ular Raksasa
Keberadaan curug raksasa ini melekat kuat dengan cerita rakyat yang dipercayai oleh masyarakat setempat.
Pertarungan Epik: Konon, kawasan ini menjadi saksi bisu pertarungan hidup mati antara seorang panglima perang berilmu tinggi melawan seekor ular raksasa.
Jelmaan Menjadi Curug: Sang panglima akhirnya berhasil mengalahkan dan memotong tubuh monster tersebut. Secara ajaib, potongan-potongan tubuh ular itu menjelma menjadi aliran air terjun yang kini menjulang megah.
Panduan Akses dan Keselamatan
Rute Kendaraan: Dari pusat Kota Bengkayang, perjalanan darat memakan waktu sekitar 45 menit menuju titik pemberhentian awal.
Jalur Trekking: Pengunjung yang membawa mobil harus memarkir kendaraannya dan berjalan kaki melintasi alam selama 30 menit. Sementara itu, pengendara motor bisa memarkir kendaraannya lebih dekat dan hanya perlu menuruni tebing selama kurang lebih 5 menit.
Kewaspadaan Musim Hujan: Tidak adanya penjaga khusus di lokasi menuntut pengunjung untuk ekstra mandiri. Jika berkunjung saat musim hujan, tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air dari hulu sungai secara tiba-tiba yang dapat menciptakan arus bawah yang sangat berbahaya.
