Melihat Keindahan Pohon Pelangi di Hutan Bondowoso

Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sumberwringin di Bondowoso menyimpan salah satu keajaiban botani paling memukau di dunia, yaitu Pohon Pelangi. Tanaman endemik dengan corak batang menyerupai seragam kamuflase militer ini menawarkan pesona visual unik yang menjadikannya primadona bagi para pelancong pencinta alam.

Profil Singkat Pohon Pelangi

Informasi UtamaKeterangan
Nama IlmiahEucalyptus deglupta
Julukan LainPohon Kamuflase, Rainbow Eucalyptus
Lokasi WisataKHDTK Sumberwringin (Desa Wringinanom, Sukosari, Bondowoso)
AksesibilitasSekitar 1 jam 15 menit perjalanan darat dari pusat kota Bondowoso
Habitat AsliPapua Nugini, Papua, Pulau Seram, Maluku, dan Sulawesi
Status KonservasiTerancam Punah / Endangered (Berdasarkan laporan WCMC 1992)

Misteri di Balik Warna-Warni Batang

Gradasi warna mencolok pada batang pohon ini bukanlah hasil rekayasa, melainkan proses biologis yang terjadi secara alami. Berikut adalah tahapan bagaimana corak pelangi tersebut terbentuk:

  • Pengelupasan Berkala: Proses ini dimulai saat kulit batang pohon terkelupas secara alami. Pengelupasan ini terjadi pada waktu yang berbeda-beda di setiap bagian batang.
  • Reaksi Getah: Getah yang keluar dari dalam pohon akan mengenai bagian kulit lainnya. Tetesan getah pertama yang terekspos udara awalnya akan memunculkan warna biru.
  • Transisi Warna: Seiring berjalannya waktu, warna biru tersebut perlahan teroksidasi dan berubah menjadi jingga, lalu ungu, hingga akhirnya menjadi merah marun.
  • Efek Kaleidoskopik: Karena kulit pohon terkelupas secara bergantian dan tidak serentak, seluruh siklus warna ini tampil secara bersamaan di satu pohon. Hal ini menciptakan pola pelangi unik yang tidak akan pernah sama antara satu pohon dengan pohon lainnya.

Di balik keindahannya, flora eksotis yang memiliki daun hijau dan bunga putih ini menghadapi ancaman serius di habitat aslinya. Menurut Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, maraknya penebangan liar serta pembukaan lahan untuk agrikultur menjadi faktor utama merosotnya populasi pohon ini. Keberadaan KHDTK Sumberwringin di Bondowoso pun mengambil peran vital—tidak hanya sebagai objek wisata edukasi, tetapi juga sebagai benteng pelestarian agar pesona Pohon Pelangi tidak hilang ditelan zaman.

Mata Bumi

Author: Mata Bumi

Leave a Comment